SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BAWANG PUTIH TUNGGAL (Allium sativum L.) LOKAL JAWA TIMUR TERHADAP EKSPRESI VASCULAR CELL ADHESION MOLECULES-1 (VCAM-1) PADA AORTA MENCIT (Mus musculus) MODEL ATEROSKLEROSIS

Isfatun Chasanah

Abstrak


ABSTRAK

 

Aterosklerosis merupakan penyakit akibat respon inflamasi yang ditandai dengan adanya akumulasi lipid didalam pembuluh darah arteri. Penumpukan Low Density Lipoprotein (LDL) di dalam darah merupakan faktor utama pemicu disfungsi endotel dan mengakibatkan adanya proses inflamasi. Respon inflamasi mengakibatkan terekspresinya molekul adhesi seperti Vascular Cell Adhesion Molecules-1 (VCAM-1). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak bawang putih tunggal (Allium sativum L.) lokal Jawa Timur terhadap ekspresi VCAM-1 pada aorta mencit (Mus musculus) model aterosklerosis.Mencit jantan galur Balb-C diaklimatisasi selama 1 minggu. Mencit kemudian dibagi menjadi 6 kelompok yaitu kelompok normal, kontrol negatif (mencit model aterosklerosis), kontrol positif (mencit model aterosklerosis+ obat simvastatin), dan 3 kelompok perlakuan yaitu pemberian ekstrak bawang tunggal pada mencit model aterosklerosis (P1=12,5 mg/KgBB, P2=25 mg/KgBB, dan P3= dosis 50 mg/KgBB), dengan masing-masing kelompok sebanyak lima kali ulangan. Pemberian pakan aterogenik pada mencit yaitu selama 45 hari hingga menjadi mencit model aterosklerosis.Pemberian ekstrak bawang putih tunggal dilakukan selama 4 minggu secara oral dengan metode sonde (gavage). Nilai ekspresi VCAM-1 aorta mencit model aterosklerosis dengan metode Immunohistokimia-Flouresence (IHK-F) menunjukkan data terdistribusi secara normal dan homogen. Hasil uji Anava tunggal didapatkan nilai P = 0,00 (