SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Model Discovery Learning Bermuatan Karakter untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas X pada Materi Tumbuhan di SMA Negeri 9 Malang

Fiqry Addina Ardy

Abstrak


ABSTRAK

 

Kurikulum 2013 mengukur hasil belajar pada 3 aspek, yaitu afektif (sikap), kognitif (pengetahuan), dan psikomotorik (keterampilan). Kurikulum ini mene-kankan pada proses pembelajaran yang menggunakan pendekatan saintifik, con-tohnya model Discovery Learning. Faktanya, implementasi K-13 masih banyak yang belum diterapkan secara menyeluruh di lingkungan sekolah, salah satunya ialah pembelajaran yang bermuatan karakter. Motivasi siswa yang rendah dalam mengikuti proses belajar mengajar juga menjadi permasalahan lain yang ada di sekolah. Model Discovery Learning bermuatan karakter diharapkan dapat mening-katkan karakter siswa menjadi lebih baik sesuai tuntutan dalam KI 2 Kurikulum 2013. Sintaks model Discovery Learning juga mengakomodasi meningkatnya motivasi dan hasil belajar kognitif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menge-tahui pengaruh model Discovery Learning bermuatan karakter untuk meningkat-kan hasil belajar afektif berupa motivasi dan sikap sosial, serta hasil belajar kognitif.

Jenis penelitian ialah Quasy Experiment dengan Pretest-Posttest Control Group Design. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 9 Malang dengan subjek penelitian adalah siswa kelas X MIPA 3 sebagai kelas eksperimen dan X MIPA 4 sebagai kelas kontrol. Teknik analisis data menggunakan uji Anakova dan T-Test. Data penelitian berupa motivasi belajar meliputi 5 aspek, yaitu Assurance, Rele-vance, Interest, Assessment, Satisfaction, data sikap sosial berupa sikap disiplin, jujur, kerjasama, bertanggung jawab, dan peduli, serta data hasil belajar kognitif meliputi level C2-C5.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan motivasi belajar siswa pada kelas kontrol sebesar 5,5 (7,78%), sedangkan pada kelas eksperimen sebesar 16,91 (23,96%). Selisih rerata terkoreksi antara kelas kontrol dan eksperimen se-besar 11,02 (14,41%). Selisih rerata sikap sosial sebesar 21,12 dengan kriteria sa-ngat baik (81,28) pada kelas eksperimen dan kurang (60,16) pada kelas kontrol. Peningkatan hasil belajar kognitif pada kelas kontrol sebesar 39,83, sedangkan pada kelas eksperimen sebesar 41,11. Selisih rerata terkoreksi antara kelas kontrol dan eksperimen sebesar 4,77 (5,83%). Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa model Discovery Learning bermuatan karakter berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Saran yang dapat diberikan oleh peneliti ialah penerapan model Discovery Learning bermuatan karakter sangat bermanfaat bagi proses pembelajaran sehingga diharapkan mampu meningkatkan hasil belajar afektif lainnya dari 18 nilai karakter yang terdapat dalam K-13 maupun Perpres No. 87 Tahun 2017.