SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Instrumen Evaluasi Mata Pelajaran Biologi Materi Sistem Pencernaan dan Sistem Imun Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Pasirian Lumajang

Faiqotul Mala

Abstrak


ABSTRAK

 

Mala, Faiqotul. 2018. Pengembangan Instrumen Evaluasi Mata Pelajaran Biologi Materi Sistem Pencernaan dan Sistem Imun Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Pasirian Lumajang. Skripsi, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Triastono Imam Prasetyo, M.Pd, (II) Hendra SusantoS.Pd, M.Kes, Ph. D

 

Kata Kunci: InstrumenEvaluasi, biologi SMA, Kompetensidasar 3.7, 4.7, 3.14, dan 4.14, Kelas XI.

Evaluasi merupakan salah satu kegiatan untuk mengetahui kompetensi yang dimiliki siswa. Evaluasi dapat berupa tes dan non tes. Penelitian ini dilakukan karena sekolah belum melakukan validasi instrumen evaluasi. Penelitian ini mengembangkan tes berupa soal pilihan ganda jawaban tunggal dan asesmen kinerja agar menghasilkan produk instrumen evaluasi yang telah divalidas. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Borg and Gall sampai tahap ke-9.Uji coba produk dilakukan di SMA Negeri 1 Pasirian Lumajang sebanyak 3 kali, yang dilakukan terhadap 12 siswa, 30 siswa, dan 60 siswa. Pengumpulan data diperoleh dari hasil validasi ahli evaluasi, ahli materi, dan ahli lapangan, serta ke 3 uji coba dianalisis dengan kualitatif dan kuantitatif.

Berdasarkan hasil uji kevalidan instrumen evaluasi soal dan asesmen kinerja dari ketiga ahli dapat disimpulkan telah valid. Validitas konstruk diperoleh hasil sesuai dengan indikator soal dan tujuan pembelajaran. Hasil perbandingan dari uji awal sampai uji skala luas mendapatkan hasil yang meningkat. Tingkat kesukaran dari uji awal sampai uji skala luas mendapatkan hasil perbandingan 2:5:3. Daya beda memiliki kriteria yang baik dengan persentase 45% , 50%, dan 60%. Reabilitas soal termasuk kategori sangat tinggi dengan nilai 0,86. Analisi pengecoh meningkat, yakni 92,5% , 95%, dan 97,5%. Soal yang dikebangkan pada penelitian efektif digunakan karena sudah valid, praktis, dan mempunyai reliabilitas yang tinggi, tetapi apabila akan digunakan sebaiknya guru Biologi perlu mengkaji kembali pada beberapa soal karena perbaikan soal harus dilakukan berulang-ulang untuk memperbaiki kualitas soal. Penelitian perlu dikembangkan lebih lanjut dengan melanjutkan model pengembangan Borg and Gall sampai langkah ke 10.