SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN REMEDIAL BIOLOGI MATERI JAMUR UNTUK SISWA KELAS X DI MAN KOTA BATU

Ni'matul Khoiriyyah

Abstrak


ABSTRAK

 

Khoiriyyah, Ni’matul. 2018. Pengembangan Modul Pembelajaran Remedial Biologi Materi Jamur untuk Siswa Kelas X di MAN Kota Batu. Skripsi.Jurusan Biologi, Fakultas Matematikan dan Ilmu Pengetahuan Alam,Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Mimien Henie I.,M.S. (II) Dr. Murni Saptasari, M.Si.

 

Kata Kunci: modul, pembelajaran remedial, jamur

Penilaian pencapaian kompetensi siswa pada kurikulum 2013 menggunakan prinsip pembelajaran tuntas (Mastery Learning) dan didasarkan pada Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditentukan masing-masing sekolah. Siswa yang belum mencapai KKM harus mengikuti pembelajaran remedi. Kenyataan di beberapa sekolah pelaksanaan pembelajaran remedial hanya dilakukan dengan mengerjakan ulang soal yang telah diujikan, tanpa ada perlakuan pembelajaran berulang untuk memahamkan siswa terkait kesulitannya dalam memahami konsep karena kurangnya waktu bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran remedial untuk siswa. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru Biologi kelas X MAN Kota Batu diketahui bahwa pelaksanaan pembelajaran remedial dilakukan dengan cara diberikan tugas secara individu maupun mengerjakan kembali soal ulangan harian yang telah diujikan. Berdasarkan hasil wawancara dengan beberapa siswa diketahui bahwa siswa mengalami hambatan mengenai buku paket dan belum memahami beberapa materi yang diujikan sehingga mengalami remedi. Sebelum melakukan pembelajaran remedial siswa merasa kesulitan jika harus belajar secara mandiri dengan menggunakan buku catatan maupun bahan ajar yang sama dengan pembelajaran biasa, yaitu LKS atau buku paket sehingga mereka membutuhkan bahan ajar lain yang lebih membantu dalam pembelajaran remedial yaitu modul pembelajaran remedial. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan produk modul remedial yang valid, praktis, dan efektif untuk membantu pembelajaran remedial materi jamur pada kelas X MAN Kota Batu.

Penelitian dan pengembangan ini menggunakan model ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate). Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI yang pernah mengalami remedi materi jamur sebagai kelompok uji coba dan siswa kelas X yang mengalami remedi materi jamur sebagai kelompok implementasi. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini diperoleh dari wawancara dengan guru, wawancara dengan siswa, validasi modul oleh ahli pembelajaran, ahli materi, dan praktisi lapangan, uji kepraktisan modul oleh siswa kelas XI yang pernah mengalami remedi materi jamur, dan uji keefektifan modul oleh siswa kelas X yang sedang mengalami remedi materi jamur.

Hasil pengembangan pada penelitian ini adalah modul pembelajaran remedial yang telah divalidasi oleh ahli dan praktisi lapangan. Hasil validasi oleh ahli pembelajaran menunjukkan bahwa modul sangat valid dengan persentase 98,84%. Hasil validasi oleh ahli materi menunjukkan bahwa modul sangat valid dengan persentase 100%. Hasil validasi oleh praktisi lapangan menunjukkan bahwa modul sangat valid dengan persentase 99,3%. Modul diuji cobakan pada 10 siswa kelas XI yang pernah mengalami remedi pada kelas X dengan mengisi angket respons siswa, diperoleh hasil sebesar 93,75% dengan kriteria sangat valid. Modul diimplementasikan pada 6 siswa kelas X yang mengalami remedi materi jamur, berdasarkan hasil perhitungan gain score didapatkan hasil peningkatan sebesar 0,71 dengan kriteria efektifitas tinggi. Berdasarkan hasil analisis, modul yang dikembangkan efektif untuk membantu siswa dalam pembelajaran remedi. Modul remedi dapat dikembangkan lagi oleh guru dengan Kompetensi Dasar yang lain untuk membantu pembelajaran remedial.