SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Asesmen Kinerja pada Materi Protista untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas X di MAN 1 Malang

Novia Naylul Muna

Abstrak


RINGKASAN

 

Muna, Novia Naylul. 2018. Pengembangan Asesmen Kinerja pada Materi Protista untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas X di MAN 1 Malang. Skripsi, Pendidikan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Murni Sapta Sari M.Si., (2) Drs. Sulisetijono, M.Si.

 

Kata Kunci: asesmen kinerja, keterampilan berpikir kritis, protista

 

Keterampilanberpikir kritis merupakan salah satu keterampilan yang memiliki peranan penting dalam proses belajar siswa dalam kurikulum 2013. Pentingnya pengembangan penilaian keterampilan berpikir kritis di dalam proses pembelajaran biologi diperlukan karena guru menyatakan bahwa siswa harus terampil dalam membuat rumusan masalah, mengajukan dan menjawab pertanyaan, serta menyimpulkan dalam setiap pembelajaran, baik ketika diskusi maupun praktikum.Salah satu materi biologi yang membutuhkan keterampilan berpikir kritis dalam proses pembelajaran adalah Protista. Dalam materi Protistasiswadituntutuntukmembedakan protista mirip hewan, protista mirip tumbuhan, dan protista mirip jamur.

Berdasarkan hasil wawancara terhadap guru biologi MAN 1 Malang, guru masih belum mengukur keterampilan berpikir kritis siswa, sehingga diperlukanpengembangan penilaian berpikir kritis pada pelajaran biologi. Pengembangan penilaian keterampilan berpikir kritis siswa dapat dilakukan dengan menggunakan asesmen kinerja.Keterampilan berpikir kritis perlu dimiliki siswa SMA, karena keterampilan ini dapat membantu siswa berpikir secara alamiah, memiliki alasan logis, keinginan kuat akan kejelasan dan ketepatan suatu informasi.

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan asesmen kinerja untuk mengukur keterampilan berpikir kritis siswa MAN 1 Malang pada materi Protista. Salah satu bentuk asesmen kinerja adalah daftar penilaian diri sendiri (self performance assesment). Melalui self performance assesment diharapkan siswa dapat mengukur keterampilan berpikir kritis melalui permasalahan  yang ditemukan berdasarkan proses pembelajaran. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE yang terdiri dari lima tahapan, (analysis, design, develop, implementation, evaluation). Keterampilan berpikir kritisyang digunakan dalam penelitian ini diadaptasi dari Ennis (2011). Penelitian dan Pengembangan ini diujikan kepada siswa kelas X MIPA 2 MAN 1 Malang berjumlah 37 siswa.

Hasil penelitian dan pengembangan asesmen kinerja menunjukkan skor kevalidan sebesar 3,74 dengan kriteria “sangat valid” dan skor kepraktisan sebesar 3,4. Keterampilan berpikir kritis meningkat pada tiap pertemuan, padapertemuan pertama ke pertemuan kedua mengalami peningkatan sebesar 3,39%, dari pertemuan kedua ke pertemuan ketiga mengalami peningkatan sebesar 5,8%, sedangkan dari pertemuan ketiga ke pertemuan keempat mengalami peningkatan sebesar 0,04%.Keterampilan berpikir kritis siswa meningkat disebabkan oleh adanya kesempatan untuk menilai kinerja diri siswa sendiri. Penilaian diri  sebagai suatu proses penilaian formatif, sehingga siswa melakukan refleksi terhadap kualitas pekerjaan siswa sendiri, membandingkan kualitas ketercapaian pembelajaran terhadap kriteria yang telah ditentukan, dan melakukan perbaikan terhadap pembelajarannya sendiri.

Item-item instrumen penilaian presentasi siswadapat dikatakanreliabel atau terpercaya sebagai alat pengumpul data dalam penelitian karena Nilai Cronbach Alpha’s dari analisis data reliabilitas instrumen asesmen kinerja adalah 0,797 lebih besardari 0,70.

SUMMARY

 

Muna, Novia Naylul. 2018. Development of Performance Assessment on Protista Materials to Improve the Critical Thinking Skills of X Class Students in MAN 1 Malang.. Thesis, Biology Education Program,Mathematics and Science Faculty, State University of Malang. Advisors (1) Dr. Murni Sapta Sari M.Si., (2) Drs. Sulisetijono, M.Sc.

 

Keywords: critical thinking skills, performance assessment, protist

 

Critical thinking skills is one of the skills that plays an important role in the learning process of students in the curriculum of 2013. The importance of developing critical thinking skills in biological learning is necessary because teachers state that students should be skilled in making problem formulations, asking questions and summarizing and concluding in every lesson, both during discussion and practicum. One of the biological materials that requires critical thinking skills in the learning process is Protista. In Protista material students are required to distinguish animal-like protists, plant-like protists, and fungal-like protists.

Based on interview result of biology teacher of MAN 1 Malang, the teacher still does not measure the critical thinking skill of the students, so that the development of critical thinking in biology lesson is needed. Development of students' critical thinking skills can be assessed using performance assessment. Critical thinking skills need high school students, because these skills can help students think naturally, have logical reasons, a strong desire for clarity and accuracy of information.

The purpose of this research is to develop performance assessment to measure students' critical thinking skills of MAN 1 Malang on Protista material. One form of performance assessment is a list of self-assessment (self-performance assessments). Through self performance assessment students are expected to be able to measure critical thinking skills through the problems found based on the learning process. The development model used is the ADDIE model consisting of five stages, (analysis, design, develop, implementation, evaluation). The critical thinking skills used in this study were adapted from Ennis (2011). Research and Development is tested to the students of class X MIPA 2 MAN 1 Malang amounted to 37 students.

The results of the research and development of the performance assessment showed a valid score of 3.74 with the criterion "highly valid" and a practical score of 3.4. Critical thinking skills increased at each meeting, the first meeting to the second meeting increased by 3.39%, from the second meeting to the third meeting increased by 5.8%, while from the third meeting to the fourth meeting increased by 0.04% . The students 'critical thinking skills are increased due to the opportunity to assess students' own self-performance. Self-assessment as a process of formative assessment, so students reflect on the quality of students' own work, compare the quality of learning achievement against predetermined criteria, and make improvements to their own learning.

The instrument items of the student presentation assessment can be said to be reliable or reliable as a data collection tool in the research because Cronbach Alpha's value from the reliability of the performance assessment instrument data analysis is 0.797 greater than 0.70.