SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

KOMPOSISI DAN KELIMPAHAN ZOOPLANKTON SECARA VERTIKAL HARIAN DAN HORIZOTAL DI RANU GRATI PASURUAN

Yuniar indra permana

Abstrak


RINGKASAN

Permana, Yuniar Indra. 2017. Komposisi dan Kepadatan Zooplankton Secara Vertikal Harian dan Horizotal di Ranu Grati Pasuruan. Skripsi, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Fatchur Rohman, M.Si (II) Sitoresmi Prabaningtyas, S.Si, M.Si

Kata kunci: komposisi, kepadatan, distribusi vertikal harian, distribusi horizontal, zooplankton, Ranu Grati

 

Ranu atau danau banyak tersebar di Indonesia, salah satu danau tersebut adalah Ranu Grati yang terletak di Pasuruan, Provinsi Jawa Timur. Danau yang terbentuk secara alamiah dari seri letusan hidrovulkanik. Zooplankton merupakan anggota plankton yang bersifat hewani, sangat beraneka ragam dan terdiri dari bermacam fase larva dan bentuk dewasa (Nybakken, 1988).

Perubahan fisik, kimia lingkungan dan fungsi Ranu Grati dimungkinkan berdampak pada perubahan distribusi vertikal yang dilakukan zooplankton, sehingga diperlukan penelitian untuk mengkaji kepadatan dan distribusi vertikal harian serta distribusi horizontal  zooplankton di perairan Ranu Grati Pasuruan.

Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif eksploratif, dan sampel diambil secara purposive random sampling. Sampel diambil pada 5 titik dan 6 kedalaman yang masing-masing terletak di dua zona yaitu zona keramba jaring apung, dan zona netral di Ranu Grati. Data komposisi dan kepadatan  zooplankton secara vertikal didapatkan dengan mengambil sampel pada kelima titik yaitu pada zona keramba jaring apung terdapat tiga titik pengambilan sampel dan pada zona netral terdapat dua titik pegambilan sampel dengan variasi kedalaman, yaitu 0 m, 0,5 m, 1 m, 1,5 m, 2 m, hingga 2,5 m. Data komposisi dan kepadatan zooplankton secara horizontal didapatkan dari sampel pada kelima titik yang sama dengan data komposisi dan kepadatan zooplankton secara vertikal dengan mengambil air di permukaan danau (0 m). Zooplankton diidentifikasi melalui ciri tubuh dengan bantuan buku A Guide to Identification of Rotifers, Cladocerans and Copepos from Australian Inland Waters karangan R. J. Shiel, dan buku Practical Guide to Identyfying Freshwater Crustacea Zooplanton karangan Lynne M. Witty serta website http://cfb.unh.edu/.Metode analisis data yang digunakan untuk perhitungan kepadatan plankton dengan cara menghitung jumlah plankton per liter.

Hasil penelitian ini adalah, 1.) Pada distribusi vertikal, terdapat perubahan Komposisi dari tiap kelas secara vertikal. Komposisi dengan jumlah spesies yang ditemukan, banyak berada pada kedalaman 0,5 hingga 1 m dengan komposisi 25 spesies. Kepadatan zooplankton semakin menurun pada tiap kedalaman pada saat pagi dan sore hari, dan meningkat pada tiap kedalaman pada siang hari. 2.) Pada distribusi horizontal, komposisi zooplankton paling banyak berasal dari titik pengambilan 1 yang berada di zona keramba jaring apung, yang terdiri dari 27. Jumlah spesies yang ditemukan lebih banyak berada di zona keramba jaring daripada zona netral. Kepadatan tertinggi berada pada titik pengambilan 2 yang berada pada zona jaring apung dengan kepadatan 232 ind/l. 3.) Nilai faktor lingkungan di Ranu Grati yang berupa suhu, oksigen terlarut, derajat keasaman, kekeruhan, salinitas, kecerahan, dan intensitas cahaya menunjukkan bahwa lingkungan di perairan Ranu Grati masih mendukung kehidupan zooplankton.