SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Studi Preferensi Bersarang Burung Bondol (Estrididae: Lonchura) di Kawasan Kampus Universitas Negeri Malang Jawa Timur

Anang Januardi

Abstrak


ABSTRAK

 

Anang, Januardi. 2017. Studi Preferensi Bersarang Burung Bondol (Estrididae: Lonchura) di Kawasan Kampus Universitas Negeri Malang Jawa Timur. Skripsi, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Sofia Ery Rahayu, S.Pd., M. Si (II) Drs. Sulisetijono, M. Si.

 

Kata kunci: bondol peking, bondol jawa, bersarang

Burung Bondol Peking dan Bondol Jawa dijumpai di lingkungan Universitas Negeri Malang. Keberadaan kedua burung tersebut didukung oleh keberadaan tanaman yang menjadi tempat meletakkan sarang dan bahan penyusun sarang Tujuan penelitian untuk mengetahui habitat bersarang, tanaman yang digunakan sebagai tempat bersarang dan morfologi sarang burung bondol Peking dan bondol Jawa pada lokasi Kampus Universitas Negeri Malang.

Jenis penelitian deskriptif ekploratif. Objek penelitian sarang burung Peking dan bondol Jawa. Pengambilan sampel sarang burung dilakukan di wilayah Universitas Negeri Malang yang terletak di Jl. Semarang 5, Malang, Jawa Timur. Penelitian dilakukan bulan Juni – Juli 2017. Data yang diperoleh berupa morfologi dan morfometri sarang (tinggi luar, keliling, lebar dinding, kedalaman atau tinggi dalam dan diameter pintu masuk), serta jenis pohon tempat sarang ditemukan. Data morfometri sarang dianalisis menggunakan uji t tidak berpasangan.

Hasil penelitian jenis pohon sarang yang ditemukan yaitu Polyalthia longifolia, Roystonea regia, Canarium indicum, Pinus merkusii, Szyigium oleana dan Callistemon viminalis. Morfologi sarang yang ditemukan berbentuk bulat dan lonjong. Perbedaan antara bulat dan lonjong terdapat pada diameter mulut dan tinggi luar. Sarang bentuk bulat rerata diameter mulut sarang 6,5 cm sedangkan bentuk lonjong 3,4 cm. Tinggi luar sarang bentuk bulat 9,7 cm dan sarang bentuk lonjong lebih besar yaitu 14 cm. Material unsur sarang paling dominan dari kedua burung  bondol yaitu Saccharum officinarum (tebu), Oryza sativa (padi) dan Zea mays (jagung). Pada beberapa sarang ditemukan bahan penyusun berupa serpihan plastik bekas yang berasal dari sampah plastik disekitar tempat bersarang burung Bondol Jawa. Sampah plastik yang berada pada sarang disebabkan oleh keberadaan sampah yang berserakan dirumput atau tanah lapang sekitar ditemukan sarang. Hasil uji beda terhadap berat total unsur sarang pada kedua jenis burung menunjukkan tidak adanya perbedaan signifikan tarhadap bobot total unsur sarang pada kedua spesies burung.