SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kajian Status Trofik Perairan Berdasarkan Indeks Diatom dan Hubungan Kandungan Klorofil-a Fitoplankton dengan Faktor Fisika Kimia di Telaga Ngebel Kabupaten Ponorogo

Gizella Ayu Wilantika

Abstrak


ABSTRAK

 

Wilantika, Gizella, Ayu. 2018. Kajian Status Trofik Telaga Berdasarkan Indeks Diatom dan Hubungan Kandungan Klorofil-a Fitoplankton dengan Faktor Fisika Kimia di Telaga Ngebel Kabupaten Ponorogo. Skripsi, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. H. FatchurRohman, M.Si, (II) SitoresmiPrabaningtyas, M.Si.

 

Kata Kunci: status trofik, trofikindeks diatom (TDI), klorofil-a, TelagaNgebel

Telaga Ngebel terletak di Desa Gondowido Kecamatan Ngebel Kabupaten Ponorogo. Telaga Ngebel merupakan danau alami yang terbentuk akibat terjadinya peristiwa vulkanik. Telaga Ngebel telah mengalami banyak penurunan kualitas perairannya sehingga menggangu ekosistem telaga. Hal tersebut dikarenakan pemanfaatan Telaga Ngebel sebagai tujuan wisata dan tempat penangkaran ikan. Pemanfaatan Telaga Ngebel sebagai sarana pariwisata di badan air dan tempat kegiatan budidaya ikan dengan menggunakan teknik keramba jaring apung (KJA). Kegiatan budidaya ikan dan pariwisata yang berada pada Telaga Ngebel tersebut dapat menjadi gangguan terhadap kualitas perairan sehingga berpengaruh terhadap keseimbangan ekosistem perairan.

Pengambilan sampel dilakukan di Telaga Ngebel pada bulan Januari 2018 dan identifikasi fitoplankton (diatom) serta perhitungan dilakukan di Laboratorium Ekologi FMIPA UM pada bulan Februari – Maret 2018. Pengambilan sampel dilakukan pada 12 titik dengan empat rona lingkungan yaitu stasiun 1 (keramba), stasiun 2 (inlet/outlet), stasiun 3 (hutan) dan stasiun 4 (pemukiman penduduk). Pengambilan sampel air menggunakan water bottle sample. Metode pengambilan sampel dilakukan secara vertical mulai dari kedalaman 0 m; 1,2 m dan 1,8 m. Sampel air yang didapatkan dimasukkan ke dalam botol bervolume 1,5 liter dan diawetkan dengan menggunakan formalin 4%. Penggolongan spesies menggunakan buku identifikasi Fresh Water Algae Identification and Use as Bioindicator.

Berdasarkan kegiatan pengamatan diketahui terdapat 14 spesies diatom yang ditemukan. Nilai kepadatan tertinggi yaitu pada pada stasiun 2 (rona lingkungan) inlet/outlet. Kepadatan spesies diatom tertinggi yang ditemukan pada Telaga Ngebel yaitu pada spesies Diatoma vulgaris. Status trofik perairan berdasarkan indeks trofik diatom di Telaga Ngebel Kabupaten Ponorogo memiliki nilai TDI 84 dan termasuk dalam kualitas buruk (hipertrofik). Kualitas perairan yang buruk (hipertrofik) di Telaga Ngebel dapat dikarenakan adanya KJA (keramba jaring apung), limbah dari pemukiman penduduk dan masukan air dari daerah inlet. Berdasarkan analisis Korelasi Bivariate Pearson faktor fisika – kimia berupa pH, DO, suhu, cahaya dan kekeruhan memiliki korelasi dengan kandungan klorofil-a fitoplankton. Korelasi faktor fisika – kimia terhadap kepadatan diatom berdasarkan hasil analisis Korelasi Bivariate Pearson seluruh faktor fisika – kimia berupa pH, DO, suhu, cahaya dan kekeruhan berkorelasi dengan kepadatan diatom.