SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Problem Based Learning Dilengkapi dengan Memory Game untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Aktivitas Siswa, dan Hasil Belajar Psikomotorik pada Mata Pelajaran Biologi

Atika Nurlailika Oktapina

Abstrak


ABSTRAK

 

Pembelajaran berdasarkan Kurikulum 2013 menggunakan pendekatan saintifik untuk meningkatkan kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa. Berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan oleh peneliti, diketahui siswa masih memiliki aktivitas belajar yang rendah dalam proses pembelajaran dan keterampilan berpikir kritis yang masih kurang sehingga berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Mengacu pada permasalahan tersebut, maka dilaksanakan Penelitian Tindakan Kelas menggunakan model Problem Based Learning (PBL) dilengkapi dengan Memory Game (MG) untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis, aktivitas, dan hasil belajar psikomotorik siswa pada mata pelajaran Biologi materi sistem koordinasi.

Pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilakukan pada siswa kelas XI IPA 1 MAN Kota Batu pada mata pelajaran Biologi dilakukan dengan 2 siklus. Masing-masing siklus terdiri atas 4 tahapan yaitu perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, pengamatan tindakan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi tes dan observasi. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi lembar observasi keter-laksanaan tindakan guru dan siswa, catatan hasil pembelajaran, lembar observasi aktivitas siswa, lembar observasi psikomotorik siswa, dan lembar tes berpikir kritis beserta rubrik penilaian. Teknik analisis yang digunakan menggunakan deskriptif kualitatif yang terdiri atas reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.

Penelitian PBL dilengkapi dengan MG yang dilakukan menunjukan hasil rata-rata persentase keterampilan berpikir kritis siswa meningkat dari 70,8% menjadi 80,1%; aktivitas siswa meningkat dari 56,82% menjadi 77,27%; dan hasil belajar psikomotorik siswa meningkat dari 66,2% menjadi 78,8%. PBL dilengkapi MG mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis karena pembelajaran berorientasi pada masalah yang ada di sekitar siswa sehingga siswa didorong untuk mampu berpikir kritis agar menyelesaikan masalah dan mengingat informasi yang diperoleh. Aktivitas siswa dapat mengalami peningkatan disebabkan penerapan PBL dilengkapi MG menggabungkan antara permainan dan konsentrasi siswa sehingga siswa berani mengemukakan pendapat dan menjawab pertanyaan. Hasil belajar psikomotorik siswa dapat mengalami peningkatan karena PBL dipadu MG mengacu pada pembelajaran yang dialami langsung oleh siswa melalui kegiatan praktikum. Kegiatan praktikum yang dilakukan siswa sehingga selain dapat meningkatkan kemampuan kognitif, juga meningkatkan kemampuan psikomotorik siswa. Kesimpulan dari penelitian PTK ini menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) dilengkapi dengan Memory Game (MG) mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, aktivitas, dan hasil belajar psikomotorik siswa.