SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Modul Berbasis Discovery Learning pada Materi Keanekaragaman Tumbuhan di SMA Negeri 10 Malang

indah syafinatu zafi

Abstrak


ABSTRAK

 

Kegiatan pembelajaran biologi diharapkan mampu untuk wahana bagi siswa untuk mempelajari diri sendiri dan alam sekitar serta proses pengembangan lebih lanjut dalam penerapannya di kehidupan sehari-hari. Materi keanekaragaman tumbuhan merupakan salah satu materi  yang membutuhkan pemahaman konsep yang kuat untuk menerapkan pada lingkungan sekitar, seperti mendeskripsikan organ-organ tumbuhan yang kemudian dikelompokkan dalam divisi dengan memperhatikan prinsip klasifikasi. Hasil observasi yang dilakukan selama kegiatan KPL pada bulan Juli-Agustus 2017 dalam kegiatan pembelajaran jumlah bahan ajar yang digunakan masih kurang terbatas hanya pada buku cetak dari salah satu penerbit. Hasil wawancara dengan guru Biologi SMA Negeri 10 Malang diketahui bahwa pembelajaran dilakukan dengan UKB dan siswa masih kesulitan dalam mendeskripsikan organ-organ tumbuhan, bahan ajar yang digunakan terbatas pada LKPD, buku cetak dari salah satu penerbit, PPt, dan guru belum pernah mengembangan modul pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangakan modul berbasis discovery learning pada materi keanekaragaman tumbuhan di SMA Negeri 10 Malang dengan harapan dapat mengetahui kelayakan dan keefektifan meningkatkan nilai pretest-posttest.

Modul biologi discovery learning pada materi keanekaragaman tumbuhan dikembangkan berdasarkan model 4D Thiagarajan namun tanpa tahap disseminate karena tidak dilakukan uji coba dalam skala luas. Data pada penelitian ini terdiri dari data kuantitatif dan data kualitatif. Data kuantitatif diperoleh dari pengisian angket validasi ahli pembelajaran, ahli materi, praktisi lapangan dan siswa. Hasil belajar siswa yang berupa nilai pretest dan posttest, hasil perhitungan uji normalitas, uji homogenitas dan uji anakova untuk menentukan peningkatan nilai pretest dan posttest. Data kualitatif diproleh dari pengisian angket berupa komentar dan saran oleh ahli pembelajaran, ahli materi, praktisi lapangan dan siswa.

Hasil analisis diperoleh untuk persentase kevalidan modul dari ahli pembelajaran sebesar 95%, ahli materi sebesar 93,02%, praktisi lapangan sebesar 96,01% dengan kriteria valid, dan presentase hasil uji keterbacaan oleh siswa sebesar 90,47% dengan kriteria valid. Hasil perhitungan uji keefektifan menggunakan uji anakova menunjukkan signifikansi 0,000 < α = 0,05 dan persentase peningkatan nilai pretest-posttest kelas menggunakan modul sebesar 64,13%, dan kelas tanpa menggunakan modul sebesar 44,33% yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara kelas yang menggunakan modul dan kelas yang tidak menggunakan modul. Berdasarkan hasil validasi yang diperoleh maka dapat dikatakan bahwa modul berbasis discovery learning pada materi keanekaragaman tumbuhan layak dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran.