SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Instrumen Penilaian Materi Sistem Respirasi (KD 3.8) dan Sistem Koordinasi (KD 3.10) Siswa Kelas XI di SMAN 01 Gondanglegi Kabupaten Malang

Qomaril Ulfa

Abstrak


ABSTRAK

 

Qomaril, Ulfa. 2018. Pengembangan Instrumen Penilaian Materi Sistem Respirasi (KD 3.8)  dan Sistem Koordinasi (KD 3.10) Siswa Kelas XI di SMAN 01 Gondanglegi Kabupaten Malang . Skripsi, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Triastono Imam Prasetyo, M.Pd, (II) Dra. Nursasi Handayani, M.Si.

 

Kata kunci: Instrumen penilaian, materi sistem respirasi, materi sistem koordinasi, kompetensi dasar 3.8 dan 3.10, kelas XI.

Komponen terpenting yang saling berkaitan dalam proses pembelajaran adalah penilaian. Penilaian dapat membantu guru untuk mengetahui siswa mana yang kesulitan dan berhasil menguasai suatu materi, serta mempermudah guru dalam melakukan penilaian untuk mengukur kompetensi siswa. Instrumen penilaian yang dikembangkan harus melalui proses validasi baik secara logis maupun empiris. Penyusunan instrumen penilaian yang dilakukan oleh guru selama ini kurang terarah pada bentuk instrumen penilaian yang valid dan telah divalidasi secara logis maupun empiris. Instrumen penilaian yang dapat digunakan untuk mengukur kompetensi siswa salah satunya adalah soal pilihan ganda sebanyak 40 soal. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan instrumen penilaian materi sistem respirasi (KD 3.8)  dan sistem koordinasi (KD 3.10) siswa kelas XI di SMAN 01 Gondanglegi.

Penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahapan Analysis, Design, Development or Production, Implementation or Delivery, and Evaluation. Tahap implementasi produk diuji cobakan pada siswa kelas XII MIA di SMAN 01 Gondanglegi. Uji coba produk dilakukan sebanyak dua kali, yakni uji coba kelompok kecil sebanyak 12 siswa dan uji coba kelompok besar sebanyak 97 siswa. Pengumpulan data untuk validasi logis diperoleh dari 3 pakar ahli yakni ahli assesmen dan evaluasi, ahli materi, dan praktisi lapangan (guru), sedangkan untuk validasi empiris diperoleh dari hasil uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar. Berdasarkan hasil uji validasi logis dari 3 pakar ahli disimpulkan bahwa instrumen penilaian tersebut valid.

Berdasarkan hasil analisis menggunakan program ITEMAN pada uji coba kelompok kecil diketahui tingkat kesukaran soal pilihan ganda tunggal untuk soal mudah berjumlah 10 soal (25%), soal sedang berjumlah 18 soal (45%), dan soal sukar 12 soal (30%). Hasil persentase daya pembeda terbesar yaitu kategori baik sekali sebesar 92,5%. Analisis pilihan jawaban pengecoh 100% berfungsi. Berdasarkan hasil analisis uji coba kelompok besar diketahui tingkat kesukaran soal pilihan ganda tunggal untuk soal mudah berjumlah 12 soal (30%), soal sedang berjumlah 15 soal (40%), dan soal sukar 13 soal (30%). Hasil persentase daya pembeda terbesar yaitu kategori baik sekali sebesar 80%. Reliabilitas butir soal sebesar 0.917. Analisis pilihan jawaban pengecoh 100% berfungsi.