SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Instrumen Penilaian Materi Sistem Ekskresi dan Sistem Reproduksi Siswa Kelas XI SMAN 1 Sumberpucung Kabupaten Malang

Stevany Dea Shima

Abstrak


ABSTRAK

 

Dea, Stevany. 2018 Pengembangan Instrumen Penilaian Materi Sistem Ekskresi dan Sistem Reproduksi Siswa Kelas XI SMAN 1 Sumberpucung Kabupaten Malang. Skripsi, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang,. Pembimbing: (I) Drs. Triastono Imam Prasetyo, M.Pd, (II) Dra. Nursashi Handayani, M.Si

 

Kata Kunci: Instrumen Penilaian, Biologi SMA kelas XI, Sistem Ekskresi, Sistem Reproduksi

Penilaian proses belajar adalah penilaian yang digunakan sebagai sarana menemukan kelebihan ataupun kelemahan dari proses pembelajaran. Penilaian digunakan untuk mengetahui kompetensi yang dimiliki siswa. Kompetensi siswa diukur dengan menggunakan suatu instrumen penilaian yang berkualitas. Penelitian ini dilakukan karena sekolah belum melakukan teknik penilaian yang tervalidasi baik validasi logis dan validsi empirik. Penelitian ini mengembangkan tes pilihan ganda sebanyak 40 soal yang mengcangkup materi sistem ekskresi dan sistem reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk instrumen penilaian yang telah diuji validasi logis dan validasi empirik.

Penilitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang dikembangkan oleh Branch (2009) meliputi (1) Analyze, (2) Design, (3) Develop, (4) Implement, dan (5) Evaluate. Uji coba produk dilakukan di SMAN 1 Sumberpucung Kabupaten Malang sebanyak 2 kali, yaitu uji coba lapangan awal sebanyak 12 siswa dan uji coba produk utama sebanyak 98 siswa. Pengumpulan data diperoleh dari hasil data validasi ahli evaluasi, ahli materi dan praktisi lapangan, serta hasil uji coba lapangan dan uji coba produk utama dianalisis dengan kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil uji kevalidan instrumen penilaian soal pilihan ganda dari ahli evaluasi, ahli materi dan praktisi lapangan disimpulkan telah valid.

 

Berdasarkan analisis program ITEMAN diperoleh hasil uji coba lapangan awal pada soal pilihan ganda untuk tingkat kesukaran kategori sukar 40% (16 soal), sedang 45% (18 soal) dan mudah 15% (6 soal). Untuk daya beda kategori jelek 2,5%, cukup 15%, baik 20%, dan baik sekali 62,5%. Untuk analisis pengecoh pilihan jawaban berfungsi pengecoh sebanyak 100%. Untuk analisis validasi konstruk diperoleh hasil soal sesuai dengan indikator soal. Sedangkan validasi isi diperoleh hasil sesuai dengan materi. Berdasarkan hasil uji coba produk utama soal pilihan ganda untuk tingkat kesukaran soal mudah 27,5%, soal sedang 37,5%, dan soal sukar 35%. Untuk daya beda jelek 5%, cukup 5%, baik 22,5%, dan baik sekali 67,5%. Realibilitas instrumen penilaian tergolong sangat tinggi dengan nilai 0,914. Untuk analisis pengecoh validasi konstruk diperoleh hasil sesuai dengan indikator kompetensi dan indikator soal. Sedangkan validasi isi diperoleh hasil instrumen sesuai dengan materi. Saran yang bisa diberikan yaitu instrumen dapat digunakan oleh guru pelajaran biologi namun perlu mengkaji ulang validasi empirik dan validasi logis karena perbaikan soal harus dilakukan berulang-ulang agar mendapatkan soal yang valid