SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan antara Keterampilan Berpikir Kritis dengan Keterampilan Berpikir Kreatif pada Beberapa Model Pembelajaran Biologi Siswa Kelas XI SMA di Malang Kreatif pada Beberapa Model Pembelajaran Biologi Siswa Kelas XI SMA di Malang

Fandi Tri Fajar Cahyo

Abstrak


ABSTRAK

 

Cahyo, Fandi Tri Fajar. 2018. Hubungan antara Keterampilan Berpikir Kritis dengan Keterampilan Berpikir Kreatif pada Beberapa Model Pembelajaran Biologi Siswa Kelas XI SMA di Malang. Skripsi, Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Prof. Dr. A.D. Corebima, M.Pd., (II) Prof. Dra. Herawati Susilo, M.Sc, Ph.D.

 

Kata Kunci: Keterampilan berpikir kritis, keterampilan berpikir kreatif, RPQSS, RQA, TPS

Keterampilan berpikir kritis dan keterampilan berpikir kreatif merupakan dua aspek yang perlu dikembangkan pada siswa melalui proses pembelajaran yang berkualitas khususnya untuk mengembangkan keterampilan abad 21. Siswa yang memiliki keterampilan berpikir kritis akan mampu memecahkan masalah secara efektif, baik permasalahan dalam dunia kerja atau dalam kehidupan sehari-hari.Keterampilan berpikir kreatif dapat melatih siswa untuk mengembangkan banyak ide dan argumen, mengajukan pertanyaan, mengakui kebenaran argumen, bahkan membuat siswa mampu bersifat terbuka dan responsif terhadap perspektif yang berbeda. Keterampilan berpikir kritis dan keterampilan berpikir kreatif dapat diberdayakan dengan menerapkan model pembelajaran Biologi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: 1) mengetahui hubungan antara keterampilan berpikir kritis dengan keterampilan berpikir kreatif pada beberapa model pembelajaran Biologi siswa kelas XI SMA di Malang, 2) mengetahui perbedaan persamaan regresi keterampilan berpikir kritis dengan keterampilan berpikir kreatif pada beberapa model pembelajaran Biologi siswa kelas XI SMA di Malang.

Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMA kelas XI IPA di Malang. Sampel yang digunakan adalah: 1) siswa kelas XI MIPA F4 SMAN 9 Malang yang terdiri dari 32 siswa,2) siswa kelas XI MIPA B4 SMAN 9 Malang yang terdiri dari 33 siswa,3) kelas XI MIA 1 SMAN 7 Malang yang terdiri dari 35 siswa, dan 4) siswa kelas XI MIA 2 SMAN 7 Malang yang terdiri dari 35 siswa. Data penelitian diperoleh dari tes tulis (pretest dan posttest) keterampilan berpikir kritis dan keterampilan berpikir kreatif. Analisis data penelitian ini menggunakan analisis regresi linier sederhana.

Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa: 1) ada hubungan antara keterampilan berpikir kritis dengan keterampilan berpikir kreatif pada penerapan beberapa model pembelajaran Biologi. Pada kelas RPQSS menunjukkan nilai R = 0,731 (p