SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Asesmen Portofolio Proses untuk Mengukur Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa pada Materi Sistem Pernapasan Kelas XI SMA Negeri 10 Malang

AYU MAITREYA CHANDRAYANI

Abstrak


ABSTRAK

 

Tujuan penelitian ini yaitu untuk memfasilitasi pendidik agar dapat mengukur kemampuan berpikir kreatif siswa melalui asesmen portofolio proses di SMAN 10 Malang pada materi Sistem Pernapasan Manusia. Karakteristik berpikir kreatif yang dikembangkan dalam produk mengacu pada teori berpikir kreatif tingkat General Ideas Treffinger, et al., (2002) yaitu:1) fluency (kefasihan); 2) flexibility (fleksibilitas); 3) originality (originalitas); 4) elaboration (elaborasi); dan 5) metaphorical thinking (berpikir metaforis).

Prosedur pengembangan yang digunakan yaitu berdasarkan model Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation (ADDIE) yang diadaptasi dari McGriff (2000:2). Subjek coba penelitian menggunakan satu kelas sampel yaitu kelas XI MIPA 6D4 dengan jumlah 36 siswa. Jumlah subjek coba yang digunakan untuk uji keterbacaan dalam uji skala kecil sebanyak 8 orang siswa, sedangkan untuk uji kepraktisan dalam uji skala besar menggunakan seluruh jumlah subjek coba. Jenis data yang didapat berupa data kuantitatif melalui angket menggunakan skala Likert, sedangkan data kualitatif melalui masukan tertulis dari validator dan praktisi. Data didapat melalui observasi, wawancara, angket validasi, angket keterbacaan, angket kepraktisan, nilai hasil ulangan harian siswa, dan angket keterlaksanaan sintaks.

Hasil analisis uji validitas oleh ahli asesmen dan pembelajaran terhadap produk yang dikembangkan berupa RPP sebesar 99,21%, LKS sebesar 98,86%, lembar kerja praktikum sebesar 98,14%, diskusi 99,07%, mind map 99,03%, kliping artikel sebesar 99,03%, resume sebesar 99,03%, dan ulangan harian sebesar 100%. Berdasarkan data kuantitatif yang didapat dan dikualifikasikan menurut persentase kriteria kualifikasi kevalidan produk oleh validator ahli asesmen dan ahli pembelajaran bahwa produk dinyatakan valid dan layak untuk diimplementasikan. Hasil analisis uji validitas oleh ahli materi terhadap produk yang dikembangkan berupa RPP sebesar 94,23%, LKS sebesar 89,42%, lembar kerja praktikum sebesar 90,27%, diskusi 93,75%, mind map 92,64%, kliping artikel sebesar 95,31%, resume sebesar 95,31%, dan ulangan harian sebesar 100%. Berdasarkan data kuantitatif yang didapat dan dikualifikasikan menurut persentase kriteria kualifikasi kevalidan produk oleh validator ahli materi bahwa produk dinyatakan valid dan layak untuk diimplementasikan. Hasil analisis uji validitas oleh ahli lapangan terhadap produk yang dikembangkan berupa RPP sebesar 100%, LKS sebesar 100%, lembar kerja praktikum sebesar 100%, diskusi 100%, mind map 100%, kliping artikel sebesar 100%, resume sebesar 100%, dan ulangan harian sebesar 100%. Berdasarkan data kuantitatif yang didapat dan dikualifikasikan menurut persentase kriteria kualifikasi kevalidan produk oleh validator ahli lapangan bahwa produk dinyatakan valid dan layak untuk diimplementasikan.

Hasil analisis uji keterbacaan ulangan harian oleh siswa didapatkan rerata sebesar 92,01%. Berdasarkan data kuantitatif yang didapat dan dikualifikasikan menurut kriteria kualifikasi keterbacaan produk oleh siswa, bahwa produk dinyatakan Sangat Mudah dibaca dan dipahami siswa, sehingga dapat diimplementasikan. Hasil analisis uji kepraktisan didapat melalui respon guru terhadap produk yang dikembangkan berupa RPP sebesar 100%, instrumen lembar kerja praktikum 92,85%, instrumen diskusi 96,42%, instrumen mind map 94,64%, instrumen kliping artikel 96,42%, instrumen resume 96,42%, dan kunci jawaban ulangan harian 96,29%. Hasil analisis uji kepraktisan didapat melalui respon siswa terhadap ulangan harian sebesar 93,77%. Berdasarkan data kuantitatif yang didapat dan dikualifikasikan menurut kriteria kualifikasi kepraktisan produk oleh pengguna, bahwa secara keseluruhan produk dinyatakan Sangat Praktis digunakan, sehingga tidak diperlukan revisi dan dapat digunakan lebih lanjut.

Hasil analisis uji keefektifan terhadap seluruh jumlah sampel berdasarkan nilai ulangan harian, masing-masing subjek coba mendapatkan nilai di atas batas rerata menurut Hake (1998), yakni 70, dengan rerata perolehan kelas 86,02%. Berdasarkan kualifikasi kriteria keefektifan, dapat dikatakan bahwa pembelajaran berbasis portofolio keefektifannya tinggi. analisis nilai ulangan harian digunakan sebagai dasar analisis ketercapaian terhadap karakteristik kemampuan berpikir kreatif yang diukur. didapatkan hasil persentase karakteristik fluency (kefasihan) sebesar 79,83%, flexibility (fleksibilitas) sebesar 88,42%, originality (keaslian) sebesar 94,44%, elaboration (elaborasi) sebesar 93,05%, dan metaphorical thinking (befikir metaforis) sebesar 84,92%.