SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

UJI EKSTRAK ETANOL DAUN TEMBELEKAN (Lantana camara) TERHADAP RESPON HAMA ULAT BAWANG (Spodoptera exigua)

Sulistiana -

Abstrak


ABSTRAK

 

Ulat bawang (Spodoptera exigua) salah satu Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) yang dapat menyebabkan gagal panen hingga 100%. Pengendalian dengan pestisida sintesis dapat memberikan dampak negatif. Penelitian ini bertujuan mengetahui macam variasi konsentrasi dan durasi waktu dedah terhadap penghambatan makan (antifeedant), mortalitas dan penentuan Lethal Concetration 50(LC50) 72 jam – 96 jam pada larva instar 3 S. exigua terhadap pemberian ekstrak etanol daun tembelekan (Lantana camara). Jenis penelitian berupa penelitian ekperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 ulangan. Variabel bebas meliputi 7 konsentrasi (0%, 5%, 6%, 7%, 8%,9% 10%) dan durasi waktu dedah selama 24 jam, 48 jam, 72 jam dan 96 jam. Variabel terikat meliputi penghambatan makan (Antifeedant) dan mortalitas. Sampel terdiri dari 280 larva instar 3. Metode pengujian menggunakan metode celup daun. Indikator yang diamati berupa luas daun yang termakan untuk data penghambatan makan serta banyaknya ulat yang mati untuk data mortalitas. Hasil yang diperoleh diolah dengan program pengolah data. Uji perbedaan penghambatan makan dan mortalitas menggunakan Analisis Varian Ganda (ANAVA) dilanjutkan uji lanjut Duncan. Penentuan  Lethal Consentration50 (LC50) menggunakan analisis probit. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi ekstrak 10% pada durasi waktu dedah 96 jam paling efektif terhadap penghambatan makan dan mortalitas karena luas daun termakan berkisar 0,28% (2,15 mm2 dari 750 mm2) dan mematikan larva hingga 90%. Lethal Consentration 50 (LC50) 72 jam pada konsentrasi 7% sedangkan 96 jam pada konsentrasi 5%.