SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Variasi Pakan Terhadap Bertambahnya Berat Badan Ikan Lele (Clarias Gariepinus)

Agit Firdaus

Abstrak


ABSTRAK

 

Firdaus, Agit. 2017.Pengaruh Variasi Pakan Terhadap Bertambahnya Berat Badan Ikan Lele(Clarias Gariepinus). Skripsi, Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Hadi Suwono , M.Si

 

Kata Kunci: Pertumbuhan, Berat badan Ikan, Ikan Lele, Clarias gariepinus.

 

Ikan lele merupakan satu diantara jenis ikan air tawar yang sudah dibudidayakan secara komersial oleh masyarakat Indonesia, karena mudah pemeliharaanya dan hemat air.Faktor yang perlu diperhatikan dalam budidaya ikan lele yaitu tentang makanan. Kebutuhan pakan diperlukan mulai dari usia pembibitan sampai siap jual tidak lepas dari masalah makanan. Tujuan penelitian ini adalahuntuk mengetahui pemberian pakan yang berbeda terhadap bobot tubuh ikan lele (Clarias gariepinus)

Penelitian ini merupakanpenelitian eksperimental yang dilakukan di Desa Sumberagung Kecamatan Jatirejo Kabupaten Mojokerto pada bulan Oktober 2017. Variabel bebas pada penelitian ini meliputi jenis pakan pelet, pakan roti dan pakan Bekatul dan Variabel terikat Berat ikan lele setelah di beri pakan berbeda, penelitian dilakukan dengan memberi jenis pakan yang berbeda. Pada kolam A, Ikan diberi pakan pelet, pada kolam B, ikan diberi pakan Roti sisa dan ikan pada kolam C diberi pakan bekatul setiap kolam diisi 30 ekor ikan dan diberi perlakuan selama 14 hari. Setelah itu dilakukan Penimbangan bobot ikan setiap kolam selanjutnya Pemberian Pakan dilakukan 3 kali dalam sehari yaitu pada pagi hari jam 09.00 siang hari jam 13.00 dan sore hari jam 17.00 pemberian pakan pada setiap kolam berdasarkan bobot biomasa ikan yaitu 5% dari bobot biomasa ikan lele.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, didapatkan hasil bahwa rata-rata pertumbuhan bobot ikan lele (Clarias Gariepinus)memiliki rata-rata berat badan yang berbeda. Rata-rata berat badan yang tertinggiadalah pada pakan pelet sebesar 38,24 gram, sedangkan hasil rata-rata terendah adalah dengan pakan bekatul  sebesar 20,28 gram. Tetapi jika dilihat dari hasil analisis uji ANCOVA nilai Standart Deviasi yang menentukan pertumbuhan efektif atau tidak, perlakuan pemberian pakan Roti sisa dengan nilai deviasi sebesar 4,46 berarti perlakuan pemberian pakan tersebut baik/efisien dilakukan, karena nilai standart devisiasinya sangat kecil dan menunjukkan pertumbuhan merata.