SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Frekuensi Kunjungan Harian Arthropoda pada Tumbuhan Liar Thunbergia alata dan Arachis pintoidi Area Kebun Teh Wonosari, Singosari Kabupaten Malang

Ratri Endah Lestari

Abstrak


Tanaman teh adalah komoditas perkebunan Indonesia yang tidak mungkin lepas dari berbagai tantangan.Tantangan besar dalam memproduksi hasil perkebunan teh adalah menangani perkembangan organisme pengganggu tanaman. Pemanfatan musuh alami hama tanaman, khususnya parasitoid dan predator merupakan salah satu komponen pengendalian hama terpadu yang ramah lingkungan.Beberapa tumbuhan liar seperti Thunbergia alata, dan Arachis pintoi  merupakan tumbuhan yang banyak dijumpai di kebun teh. Tumbuhan liar ini menjadi tempat berlindung dan berkembang biak bagi beberapa musuh alami. Hal ini dapat dikembangkan dan akan berperan dalam konservasi predator di agroekosistem. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui frekuensi kunjungan harian Arthropoda pengunjung tumbuhan liar Thunbergia alata dan Arachis pintoi di area kebun the Wonosari Singosari Kabupaten Malang, untuk mengetahui distribusi temporal Arthropoda pada tumbuhan liar Thunbergia alata dan Arachis pintoidi area kebun teh Wonosari Singosari Kabupaten Malang dan untuk mengetahui faktor abiotik yang menentukan frekuensi kunjungan harian Arthropoda pada tumbuhan liar Thunbergia alata dan Arachis pintoidi area kebun teh Wonosari Singosari Kabupaten Malang

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif yang dilakukan di Kebun Teh Wonosari, Singosari, Kabupaten Malang bulan Maret-April 2011. Penentuan tumbuhan amatan dilakukan dengan cara acak di klon TRI 2024. Metode pengamatan yang dipakai adalah metode visual controll. Arthropoda diamati sebanyak 11 periode dalam selang waktu 1 jam dengan durasi 15 menit, dimulai pada pukul 07.00 WIB dan diakhiri pada pukul 17.15 WIB pada Thunbergia alata. Sedangkan pada Arachis pintoi dimulai pada pukul 07.20 WIB dan diakhiri pada pukul 17.35 WIB. Penelitian dilakukan sebanyak 10 kali ulangan dimana ulangan yang digunakan adalah hari kemudian mencatat familia dan jumlah individu Arthropoda yang mengunjungi tumbuhan liar Thunbergia alata dan Arachis pintoi. Untuk mengetahui perbedaan frekuensi kunjungan harian dianalisis dengan analisis uji t berpasangan . Untuk mengetahui variasi temporal dianalisis secara deskriptif menggunakan diagram batang. Faktor lingkungan yang memberi sumbangan terbesar dianalisis dengan analisis regresi ganda bertahap.

Dari hasil penelitian ditemukan Arthropoda yang mengunjungi tumbuhan liar Thunbergia alata terdapat 10 ordo yang terdiri dari 24 famili yaitu meliputi 8 famili hama dan 16 famili musuh alami. Sedangkan pengamatan pada tumbuhan liar Arachis pintoi  terdapat 8 ordo yang terdiri dari 21 famili Arthropoda yaitu meliputi 8 famili hama dan 13 famili musuh alami. Distribusi temporal menunjukkan bahwa Arthropoda tertentu lebih sering ditemukan pada jam-jam tertentu, dari hasil penelitian diketahui bahwa Arthropoda yang aktif pada pagi dan sore hari yaitu famili Cicadellidae dan Gryllidae, Arthropoda yang aktif pada siang hari yaitu famili Dolichopodidae dan Syrpidae, dan Arthropoda yang aktif sepanjang hari yaitu famili Coccinellidae, Formicidae, Lycosidae, Oxyopidae, Geometridae dan Mantidae. Faktor abiotik memiliki pengaruh terbesar terhadap frekuensi kunjungan Arthropoda pada tumbuhan liar Thunbergia alata adalah intensitas cahaya dan kelembaban udara, sedangkan pada tumbuhan liar Arachis pintoi adalah kelembaban udara.