SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

ANALISIS PERBANDINGAN LOGAM BERAT KADMIUM (Cd) PADA KUPANG BERAS (Corbula faba Hinds) SELAMA PROSES PENGOLAHAN MENJADI MAKANAN SIAP SAJI

Nuzul Azmi Febriani

Abstrak


ABSTRAK

 

Kupang beras merupakan makanan tradisional berbasis hasil laut dengan kandungan protein yang baik bagi pertumbuhan anak-anak. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa kupang beras sebagai bahan dasar Kupang Lontong mengandung logam berat, seperti timbal (Pb) dan merkuri (Hg). Hal ini perlu ditindak lanjuti dengan pengujian kadar logam kadmium dengan tujuan untuk melihat adanya pengaruh tahapan pengolahan terhadap kadar logam berat Cd. Kemudian hasil uji kadar logam Cd dibandingkan pada tiap tahapan pengolahannya.

Penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif ini dilakukan pada bulan Agustus – Oktober 2016 dengan pengambilan sampel berupa (1) daging mentah;(2) air rebusan;(3) daging yang direbus;(4) kuah berbumbu; dan (5) daging kupang dimasak dengan bumbu, dilakukan di Desa Balungdowo, Sidoarjo. Penelitian dengan 5 ulangan dilakukan di Laboratorium Ekologi FMIPA UM, diuji dengan Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS) di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Analisis data menggunakan uji statistik t berpasangan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada proses pengolahan makan tradisional dari bahan baku daging kupang sampai makanan siap disajikan kandungan Cd tidak berbeda nyata. Uji t terhadap sampel kuah menunjukkan hasil berbeda nyata karena adanya sedimen yang ikut dalam perebusan dalam jumlah yang sangat sedikit, penambahan ladhon (kaldu kupang) ketika pemasakan dan pengencerannya menyebabkan konsentrasi Cd berbeda.