SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PERKEMBANGAN INDUSTRI PERIKANAN DAN PENGARUHNYA DI BIDANG SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DESA TLOGOSADANG KECAMATAN PACIRAN KABUPATEN LAMONGAN 2003-2014:STUDI KASUS PT. HATNI

anton khosyik rofiqi

Abstrak


ABSTRAK

 

Khosyik Rofiqi, Anton. 2017. Perkembangan Industri Perikanan dan Pengaruhnya di Bidang Sosial Ekonomi Masyarakat Desa Tlogosadang Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan 2003-2014:Studi Kasus PT. HATNI. Skripsi, Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. Kasimanuddin Ismain, M.Pd

 

Kata Kunci: industri, kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

Perubahan akibat pembangunan yang berlangsung dengan pesat selain mendatangkan kemakmuran bagi masyarakat juga memberi pengaruh terhadap lingkungan sosial dan ekonomi setempat. Untuk itu setiap pembangunan industri harus memperhitungkan pengaruh yang mungkin ditimbulkan. Pengaruh ini meliputi pengaruh yang bersifat positif dan negatif.

Rumusan masalah dalam penelitian yaitu: (1) Bagaimana perkembangan Industri perikanan HATNI di Desa Tlogosadang tahun 2003-2014 (2) Apa pengaruh perkembangan industri perikanan HATNI terhadap kehidupan sosial masyarakat Desa Tlogosadang (3) Apa pengaruh perkembangan industri perikanan HATNI terhadap kehidupan ekonomi masyarakat Desa Tlogosadang.

Tujuan Penelitian (1) Mendeskripsikan perkembangan industri perikanan HATNI di Desa Tlogosadang pada tahun 2003-2014 (2) Menganalisis pengaruh perkembangan industri perikanan HATNI terhadap kehidupan sosial masyarakat Desa Tlogosadang (3) Menganalisis pengaruh perkembangan industri perikanan HATNI terhadap kehidupan ekonomi masyarakat Desa Tlogosadang.

Penelitian yang dilakukan ini menggunakan metode sejarah. Metode penulisan sejarah memiliki tahapan sebagai berikut: (1) pemilihan topik, (2) pengumpulan sumber (sumber primer dan sumber sekunder), (3) verifikasi (kritik ekstern dan kritik intern), (4) interpretasi, dan (5) historiografi atau penulisan. Untuk melengkapi data-data tertulis, peneliti menggunakan studi pustaka dan memanfaatkan metode sejarah lisan melalui wawancara kepada informan terkait. Cara kedua dalam pengumpulan sumber, peneliti melakukan dokumentasi.

Hasil penelitian ini sebagai berikut: (1) Perubahan zaman semakin moderen menuntut PT HATNI selalu mengedepankan mutu kerja dan kenyamanan para pekerjanya. Disamping itu PT HATNI selalu berbenah dan melalukan penambahan gedung untuk produksi, dikarenakan kebutuhan pasar selalu meningkat. Terbukti bahwa PT HATNI berani bersaing pada sekitar tahun 2005 tenaga kerja berjumlah kisaran 100-150 orang tetapi sekarang mempunyai tenaga kerja dengan jumlah keseluruhan sekitar 317 orang, dimana sebagian besar terdiri dari tenaga kerja wanita yaitu 252 orang dan tenaga kerja pria 65 orang. (2) Pembangunan dan perkembangan PT HATNI mengakibatkan terjadinya perubahan-perubahan di berbagai aspek sosial masyarakat. Perubahan tersebut meliputi perubahan mata pencaharian, perubahan jumlah kesempatan, perubahan tingkat pendapatan, dan perubahan jumlah sarana dan prasarana. (3) Kehadiran PT HATNI membawa pengaruh terhadap mata pencaharian penduduk. Dengan dibangun dan berkembangnya PT HATNI  masyarakat mempunyai peluang usaha yang lebih luas. Sektor pekerjaan lain yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat adalah usaha berdagang dan kos-kosan. Akibat adanya pembangunan industri yang memberikan keuntungan meningkat baik langsung maupun tidak langsung dari kondisi sebelumnya.

 

Disarankan, Pertama kepada pemerintah daerah agar lebih intensif menanggulangi masalah masyarakat yang disebabkan oleh industri. Kedua kepada direktur PT HATNI bahwa peraturan dan kebijakan dalam pabrik hendaknya tidak merugikan karyawan dan mematuhi kebijakan pemerintah dengan sebaik-baiknya, serta perusahaan bisa lebih peka terhadap lingkungan yang semakin buruk akibat polusi salah satu penyebabnya dari pembungan pabrik. Ketiga masyarakat harus membantu dalam menjaga kelestarian lingkungan sekitarnya dan membantu mengurangi dampak yang disebabkan oleh industri.