SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Dipadu NHT (Numbered Heads Together) Terhadap Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar Kognitif Siswa di MA Almaarif Singosari

Anggrasti Megah Insani

Abstrak


ABSTRAK

 

Pembelajaran Biologi mengamanatkan esensi pendekatan saintifik yang berkaitan erat dengan metode ilmiah dalam rangka mewujudkan tujuan pembelajaran. Dengan penerapan metode ilmiah diharapkan mampu memberdayakan keterampilan proses sains siswa. Namun, berdasarkan hasil wawancara dan observasi saat kegiatan Kajian dan Praktik Lapangan (KPL) tanggal 8 Agustus-16 September 2016 menunjukkan bahwa guru belum melaksanakan metode ilmiah secara sistematis sehingga belum memfasilitasi siswa dalam mengembangkan keterampilan proses sains. Keterampilan proses sains yang kurang dikembangkan dengan baik akan berdampak pada hasil belajar kognitif siswa. Hasil UTS semester ganjil tahun pelajaran 2016/2017, kelas X1 memiliki persentase nilai di bawah KKM sebesar 62,5% dan kelas X2 sebesar 57,8%. Nilai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) yang diterapkan di sekolah adalah 75, sehingga dinyatakan bahwa hasil belajar kognitif siswa masih rendah.

Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui perbedaan pencapaian keterampilan proses sains dan hasil belajar kognitif pada kelas inkuiri terbimbing dipadu NHT (Numbered Heads Together) dan inkuiri terbimbing serta mengetahui hubungan antara keterampilan proses sains dan hasil belajar kognitif siswa di MA Almaarif Singosari. Kelas eksperimen menerapkan model pembelajaran inkuiri terbimbing dipadu NHT, sedangkan kelas kontrol menerapkan model pembelajaran inkuiri terbimbing. Analisis data keterampilan proses sains menggunakan analisis uji-t tidak berpasangan, hasil belajar kognitif menggunakan analisis kovarian dan hubungan antara keterampilan proses sains dan hasil belajar kognitif menggunakan analisis regresi linier yang sebelumnya dilakukan uji normalitas dan homogenitas data. Keterlaksanaan pembelajaran diukur menggunakan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran.

 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ada perbedaan pencapaian keterampilan proses sains siswa pada kelas inkuiri terbimbing dipadu NHT (Numbered Heads Together) dan inkuiri terbimbing secara signifikan, (2) ada perbedaan pencapaian hasil belajar kognitif siswa pada kelas inkuiri terbimbing dipadu NHT (Numbered Heads Together) dan inkuiri terbimbing secara signifikan, (3) ada hubungan secara signifikan antara keterampilan proses sains dengan hasil belajar kognitif siswa, semakin besar nilai keterampilan proses sains yang diperoleh siswa maka semakin besar pula nilai hasil belajar kognitif siswa.