SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Inkuiri Terbimbing Dipadu dengan Model Numbered Heads Together (NHT) untuk Meningkatkan Kemampuan Berkomunikasi dan Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Kepanjen

Wiwit Rahayu

Abstrak


ABSTRAK

 

Rahayu, Wiwit. 2017. Penerapan Model Inkuiri Terbimbing Dipadu dengan Model Numbered Heads Together (NHT) untuk Meningkatkan Kemampuan Berkomunikasi dan Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Kepanjen. Skripsi, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Masjhudi, M.Pd (2) Dra. Amy Tenzer, M.S.

 

Kata kunci: inkuiri terbimbing, NHT, kemampuan berkomunikasi, hasil belajar.

Berdasarkan observasi dan wawancara dengan guru mata pelajaran Biologi saat melakukan Kajian dan Praktik Lapangan (KPL) tanggal 17 September - 29 Oktober 2016 di SMAN 1 Kepanjen, didapatkan data bahwa persentase ketuntasan hasil belajar klasikal pada ranah pengetahuan siswa kelas X-MIA 5 sebesar 58,3%. Kemampuan berkomunikasi siswa juga rendah dilihat dari siswa yang masih belum mampu menjelaskan dengan baik, bertanya dan menjawab pertanyaan dengan baik serta masih membaca LKS saat menjelaskan. Hal ini disebabkan belum digunakannya model pembelajaran yang sesuai dengan pendekatan saintifik. Melalui penerapan Model Inkuiri Terbimbing dipadu dengan Model Numbered Heads Together (NHT) diharapkan kemampuan berkomunikasi dan hasil belajar siswa dapat meningkat.

Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas dalam 2 siklus, tiap siklus terdiri dari 3 pertemuan. Subjek penelitian ialah siswa kelas X MIA-5. Data keterlaksanaan pembelajaran, kemampuan berkomunikasi siswa diperoleh dari lembar observasi.  Data hasil belajar siswa pada ranah pengetahuan diperoleh dari nilai tes akhir siklus yang dilakukan setiap akhir siklus. Data hasil belajar ranah keterampilan dan sikap diperoleh dari lembar observasi selama proses pembelajaran.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Penerapan model Inkuiri Terbimbing dipadu dengan model Numbered Heads Together (NHT) sudah terlaksana dengan sangat baik sesuai dengan sintaksnya. Rata-rata nilai kemampuan berkomunikasi siswa meningkat dari 62,6 pada siklus I menjadi 79,3 pada siklus II. Persentase ketuntasan hasil belajar klasikal  ranah pengetahuan meningkat dari 72,2% pada siklus I menjadi 88,9% pada siklus II, persentase ketuntasan hasil belajar klasikal ranah keterampilan meningkat dari 63,9% pada siklus I menjadi 86,1% pada siklus II, dan persentase ketuntasan hasil belajar klasikal ranah sikap meningkat dari 61,1% pada siklus I  menjadi 86,1% pada siklus II.

Kesimpulan pada penelitian ini adalah penerapan model Inkuiri Terbimbing dipadu dengan model NHT dapat meningkatkan kemampauan berkomunikasi dan hasil belajar siswa kelas X-MIA 5 SMA Negeri 1 Kepanjen. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, saran bagi peneliti lain maupun guru bidang studi yang ingin menerapkan model Inkuiri Terbimbing dipadu dengan model NHT yaitu sebaiknya menjelaskan kepada siswa bagaimana kegiatan pembelajaran yang menggunakan perpaduan inkuiri terbimbing dan NHT sebelum proses pembelajaran, menekankan kepada siswa untuk mengikuti pembelajaran sesuai waktu yang ditentukan oleh guru terutama pada saat merancang prosedur investigasi dan mengadakan pre-test dan post-test.