SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Media Audiovisual Bermuatan Pendidikan Karakter Melalui Preparasi Simplisia Daun Bawang Prei (Allium fistulosum L.) Bagi Masyarakat Desa Ngadas Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang.

Ella Rahmawati Hamiatin

Abstrak


ABSTRAK

 

Pendidikan merupakan upaya terencana dalam mengembangkan potensi masyarakat, sehingga mereka memiliki sistem berpikir, nilai, moral, dan keyakinan untuk kehidupan masa kini dan masa mendatang. Pendidikan karakter merupakan salah satu tuntutan pendidikan yang harus dibelajarkan kepada masyarakat. Fakta di lapangan yaitu kurangnya pengetahuan dan informasi masyarakat mengenai nilai-nilai karakter yang harus diterapkan dalam bermasyarakat serta tanaman yang berpotensi sebagai obat yang ada disekitar lingkungannya. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa media audiovisual bermuatan pendidikan karakter melalui preparasi simplisia bawang prei untuk masyarakat Desa Ngadas Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang.

Metode pengembangan yang digunakan dalam pengembangan media audiovisual bermuatan pendidikan karakter adalah model pengembangan Borg and Gall (2003) yang dibatasi sampai 7 tahapan yaitu: (1) pengumpulan informasi melalui literatur dan observasi lapangan untuk menemukan masalah; (2) planning (perencanaan); (3) develop preliminary form of product (mengembangkan bentuk awal produk); (4) preliminary field testing (uji coba lapangan awal oleh 12 masyarakat Desa Ngadas); (5) main product revision (revisi produk awal); (6) main product testing (uji coba lapangan oleh 35 masyarakat Desa Ngadas); (7) operational product reision (revisi produk uji lapangan).

 

Hasil penelitian yang telah dilakukan didapatkan presentase validitas oleh ahli materi sebesar 95% dengan kategori sangat valid, hasil sedangkan oleh ahli media sebesar 91% dengan kategori sangat valid. Hasil uji coba lapangan awal oleh 12 masyarakat Desa Ngadas diperoleh presentase sebesar 91% dengan kategori sangat valid. Hasil angket respon pendidikan karakter kepada 35 masyarakat Desa Ngadas diperoleh presentase sebesar 85% dengan kriteria sangat baik dan layak digunakan masyrakat sebagai media sosialisasi pendidikan karakter. Saran pemanfaatan produk meliputi a) adanya monitoring dari peneliti untuk mengamati perubahan tingkah laku dan karakter masyarakat, b) diberikan pelatihan sebelum menggunakan video. Saran diseminasi produk yaitu keterlibatan perangkat desa/ibu PKK dalam penyebarluasan video. Saran pengembangan produk yaitu perlunya adanya penambahan materi mengenai karakter-karakter yang lainnya sehingga masyarakat dapat menerapkan dalam kehidupan sehari-hari.