SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

IDENTIFIKASI DAN UJI KEMAMPUAN HIDROLISIS PROTEIN PADA BAKTERI PROTEOLITIK YANG DIISOLASI DARI WADI

Ria Yustika Sari

Abstrak


ABSTRAK

 

Wadi merupakan salah satu makanan tradisional Suku Dayak di Kalimantan Tengah yang berbahan dasar ikan. Wadi dibuat dengan penambahan garam dan lumu, yang terdiri dari biji-bijian. Masyarakat Suku Dayak membuat wadi sebagai persediaan lauk pauk saat musim sulit mendapat ikan dan sebagai bekal berladang, berburu, atau mengumpulkan hasil hutan. Pada wadi terdapat beberapa spesies bakteri proteolitik yang mampu mendegradasi protein. Kemampuan bakteri proteolitik dalam menghidrolisis protein dapat diketahui melalui penghitungan indeks hidrolisis protein.  Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi spesies-spesies bakteri proteolitik yang berasal dari wadi, (2) menghitung indeks hidrolisis protein pada tiap spesies bakteri proteolitik yang diisolasi dari wadi, dan (3) menentukan spesies bakteri proteolitik yang mempunyai indeks hidrolisis protein tertinggi.

Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif eksploratif. Sampel wadi yang digunakan dalam penelitian ini adalah wadi yang berbahan dasar ikan patin. Penentuan spesies bakteri proteolitik di medium Skim Milk Agar berdasarkan hasil bagi antara diameter zona bening yang terbentuk di sekitar koloni bakteri dan diameter koloni bakteri yang diinkubasikan pada suhu 370C selama 2 x 24 jam. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari sampai dengan bulan Mei tahun 2017 di Laboratorium Mikrobiologi Jurusan Biologi FMIPA UM.

 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat lima spesies bakteri proteolitik yang terisolasi dari wadi, yaitu Enterobacter agglomerans, Pseudomonas fluorescens, Nitrococcus mobilis, Acinetobacter baumannii, dan Micrococcus varians, (2) hasil penghitungan menunjukkan bahwa nilai indeks hidrolisis protein Enterobacter agglomerans sebesar 3,223; Pseudomonas fluorescens sebesar 2,254; Nitrococcus mobilis sebesar 1,666; Acinetobacter baumannii sebesar 3,417; dan Micrococcus varians sebesar 3,449, (3) Micrococcus varians mempunyai indeks hidrolisis protein tertinggi yaitu 3,449.