SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Lembar Kegiatan Siswa Berbasis Inkuiri Terbimbing pada Materi Sistem Ekskresi untuk Siswa Kelas XI di SMA Negeri 1 Singosari

sri wahyuni umar lepaleng

Abstrak


ABSTRAK

 

Lepaleng, Sri Wahyuni Umar. 2017. Pengembangan Lembar Kegiatan Siswa Berbasis Inkuiri Terbimbing pada Materi Sistem Ekskresi untuk Siswa Kelas XI di SMA Negeri 1 Singosari. Skripsi. Jurusan Biologi, Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Pembimbing: (1) Drs. Masjhudi, M.Pd, (2) Siti Imroatul Maslikah, S.Si, M.Si.

 

Kata Kunci: Pengembangan LKS, Inkuiri Terbimbing, Sistem Ekskresi.

 

Hasil wawancara dengan guru Biologi di SMAN 1 Singosari pada tanggal 20 Januari 2017, menunjukkan bahwa bahan ajar yang digunakan di sekolah ialah Lembar Kegiatan Siswa. LKS masih terdapat kekurangan dan ketidaksesuaian dengan Kurikulum, kebutuhan dan kondisi siswa. Hasil wawancara juga diketahui bahwa Sistem Ekskresi merupakan salah satu materi yang sulit bagi siswa, terlihat dari nilai ketuntasan belajar klasikal kelas XI IPA 2 tahun ajaran 2015/2016 sebesar 70%. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut ialah mengembangkan LKS berbasis inkuiri terbimbing pada materi Sistem Ekskresi sehingga mendukung kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menghasilkan produk Lembar Kegiatan Siswa berbasis Inkuiri Terbimbing pada materi Sistem Ekskresi untuk siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Singosari, 2) mengetahui kelayakan produk Lembar Kegiatan Siswa berbasis Inkuiri Terbimbing pada materi Sistem Ekskresi untuk siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Singosari, 3) mengetahui kepraktisan produk Lembar Kegiatan Siswa berbasis Inkuiri Terbimbing pada materi Sistem Ekskresi untuk siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Singosari, dan 4) mengetahui keefektifan produk Lembar Kegiatan Siswa berbasis Inkuiri Terbimbing pada materi Sistem Ekskresi untuk siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Singosari. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan model 4D (define, design, develop, dan disseminate) yang dikembangkan Thiagarajan, dkk., (1974), tetapi pengembangan LKS ini hanya sampai tahap 3D (Develop). Data uji coba produk terdiri dari data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh dari skor hasil validasi LKS, skor angket uji kepraktisan, skor hasil uji kompetensi, dan lembar observasi. Data kualitatif berupa saran dan komentar dari validator dan siswa. Hasil validasi LKS oleh ahli materi adalah sebesar 94,44% dengan kriteria sangat valid, hasil validasi oleh ahli pengembangan bahan ajar sebesar 91,72% dengan kriteria sangat valid, dan hasil validasi oleh ahli praktisi lapangan sebesar 93,25% dengan kriteria sangat valid. Hasil uji kepraktisan LKS yang diperoleh dari angket respons siswa sebesar 96,10% dengan kriteria sangat praktis. Hasil uji keefektifan LKS yang diperoleh dari ketuntasan belajar klasikal sebesar 100% dengan kriteria efektif.