SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Studi Kumbang Sungut Panjang (Coleoptera: Cerambycidae) di Hutan Cangar, Tahura R. Soerjo, Batu, Jawa Timur

Nilam Safitri

Abstrak


Safitri, Nilam. 2016. Studi Kumbang Sungut Panjang (Coleoptera: Cerambycidae) di Hutan Cangar, Batu, Tahura R. Soerjo, Jawa Timur. Skripsi, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Sofia Ery Rahayu, S.Pd., M.Si., (II) Dr. Fatchur Rohman, M.Si.

Kata Kunci: Studi,Kumbang Cerambycidae, Hutan Cangar, Batu, Tahura R. Soerjo.

Kumbang sungut panjang termasuk salah satu bio-indikator yang berperan penting dalam membantu proses dekomposisi, proses penyerbukan, dan siklus hara untuk keseimbangan ekosistem hutan. Hutan Cangar (bagian Tahura R. Soerjo) merupakan kawasan konservasi dan objek wisata alam yang memiliki jenis vegetasi beragam, diantaranya pohon treteh (Ficus sp.), kukrup (Engelhardia spicata), anggrek (Orchidaceae), dan paku (Pteris sp.) sehingga dapat digunakan sebagai host plant maupun food plant bagi kumbang sungut panjang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui spesies kumbang sungut panjang, menganalisis frekuensi dan intensitas jumlah individu, serta jenis tumbuhan yang mendukung kehidupan kumbang sungut panjang di Hutan Cangar, Batu.

Penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif eksploratif. Pengambilan sampel dilakukan pada bulan Agustus-Oktober 2016. Lokasi pemasangan perangkap daun nangka (Artocarpus Trap) di Hutan Cangar, khususnya area jogging track sebanyak 20 stasiun berdasarkanmetode walking transect. Perangkap daun nangka (Artocarpus Trap) terdiri dari 5-10 cabang pohon nangka beserta daunnya diikatkan pada cabang pohon atau batang kayu setinggi 1,5 meter dari permukaan tanah. Koleksi sampel dilakukan pada hari ke-3, 6, dan 9 setelah pemasangan perangkap dengan cara memukul (beating) perangkap. Identifikasi dilakukan di Laboratorium Struktur Perkembangan dan Taksonomi Hewan Jurusan Biologi FMIPA Universitas Negeri Malang dan diverifikasi di LIPI, Cibinong, Bogor. Data berupa ciri morfologi dan jumlah individu kumbang sungut panjang yang kemudian dianalisis dengan menggunakan perhitungan frekuensi keterpadatan (Fi) dan intensitas jumlah individu (I).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kumbang sungut panjang yang terperangkap termasuk dalam sub famili Lamiinae, genus Sybra, spesies Sybra sp. Spesies Sybra sp. termasuk dalam cerambycidae berukuran kecil (± 10 mm) dan memiliki ciri posisi caput hipognat, antena berbentuk filiformis, warna tubuh hitam kecoklatan, tertutupi oleh seta berwarna kuning tua,  pada bagian elitra terdapat sepasang bercak berbentuk bulat warna kuning kecoklatan, serta ujung elitra berbentuk lancip. Hasil analisis nilai frekuensi (Fi)sebesar 25% yang menunjukkan bahwa spesies Sybra sp. jarang ditemukan dan hanya dijumpai pada beberapa stasiun. Sedangkan nilai intensitas jumlah individu menunjukkan hasil 1 individu/stasiun. Jenis tumbuhan yang mendukung kehidupan kumbang sungut panjang di Hutan Cangar yaitu pohon kukrup (Engelhardia spicata), pohon treteh (Ficus sp.), anggrek (Orchidaceae), paku (Pteris sp.), tehtehan (Euphatorium riparium), picisan (Pyrrosia sp.), dan pakis haji (Cycas rumphii).