SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Multimedia Pembelajaran Berbasis Android pada Materi Sistem Ekskresi untuk Kelas XI SMA Brawijaya Smart School Malang

Titis Nur Ilmi

Abstrak


ABSTRAK

Ilmi, Titis Nur. 2016. Pengembangan Multimedia Pembelajaran Berbasis Android pada Materi Sistem Ekskresi untuk Kelas XI SMA Brawijaya Smart School Malang. Skripsi, Jurusan Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Triastono Imam Prasetyo, M. Pd, (II) Dra. Amy Tenzer, M.S

Kata kunci: multimedia pembelajaran, android, sistem ekskresi

Untuk mengatasi kekurangan media pembelajaran sistem ekskresi dilakukan penelitian pengembangan multimedia pembelajaran berbasis android untuk materi sistem ekskresi. Penelitian pengembangan multimedia pembelajaran berbasis android bertujuan untuk membuatmultimedia pembelajaran dan mengujicoba kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan multimedia pembelajaran guna membantu peserta didik dalam mempelajari sistem ekskresi.

Penelitian ini menggunakan metode Lee and Owens (2004) yang terdiri dari lima tahapan yaitu analisis kebutuhan, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Pada tahap pertama, analisis kebutuhan (need analysis) dilakukan wawancara dan observasi ke sekolah untuk mengetahui proses belajar mengajar di kelas, melihat sarana prasarana yang mendukung dilakukannya penelitian, dan mengetahui kebutuhan peserta didik untuk memahami materi sistem ekskresi dengan media pembelajaran. Tahap kedua, desain (design) yaitu merancang media yang akan diujicobakan yaitu multimedia pembelajaran berbasis android. Tahap ketiga, pengembangan (development) dilakukan pembuatan multimedia yang telah dirancang pada tahap desain kemudian  dilakukan validasi oleh ahli materi, ahli media, dan praktisi lapanagn atau guru bidang studi biologi dan selanjutnya dilakukan revisi tahap I sebelum diujicobakan ke peserta didik. Tahap keempat, implementasi (implementation) dilakukan ujicoba produk ke lapangan yaitu ke peserta didik untuk mengetahui kepraktisan dan keefektifan media. Terakhir tahap kelima, evaluasi (evaluation) dilakukan peninjauan dari ujicoba lapanganuntuk perbaikan media pembelajaran untuk dilakukan revisi tahap II.

Berdasarkan hasil validasi ahli materi, ahli media, dan praktisi lapangan diperoleh hasil rerata sebesar 93,75%; 91,67%; dan 96,25%. Hasil validasi ini menunjukkkan bahwa multimedia pembelajaraan berbasis android pada materi sistem ekskresi layak (valid) untuk digunakan. Hasil uji coba kepraktisan media menunjukkan hasil rerata sebesar 91,14% berarti multimedia pembelajaraan berbasis android pada materi sistem ekskresi praktis untuk digunakan. Hasil uji keefektifan media dapat dilihat dari persentase ketuntasan belajar klasikal peserta didik yaitu sebesar 91,3%,berarti multimedia pembelajaran berbasis android pada materi sistem ekskresi efektif untuk digunakan. Dari hasil uji coba lapangan yang meliputi uji coba kepraktisan dan keefektifan maka dilakukan revisi akhir atau revisi tahap II.