SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Problem Based Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Proses dan Hasil Belajar Kognitif Biologi Siswa Kelas VII MTs Nurul Huda Malang.

jihan mawaddah

Abstrak


ABSTRAK

 

Mawaddah, Jihan. 2012. Penerapan Problem Based Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Proses dan Hasil Belajar Kognitif Biologi Siswa Kelas VII MTs Nurul Huda Malang. Skripsi, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Siti Zubaidah, M.Pd, (II) Avia Riza, S.P, M.Pd.

 

Kata Kunci: Problem Based Learning (PBL), keterampilan proses, hasil belajar kognitif, biologi.

Ciri khas pembelajaran biologi salah satunya adalah dengan kerja ilmiah untuk dapat menghasilkan hasil belajar yang maksimal. Penyampaian metode yang kurang tepat akan berdampak pada kurangnya kemampuan keterampilan proses seperti mengamati, merumuskan masalah, mencatat data, memecahkan masalah, hingga menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, penerapan metode pembelajaran di MTs Nurul Huda kelas VII  dalam pelajaran biologi, keterampilan proses dan keaktifan siswa masih rendah. Salah satu alternatif untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan penerapan Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui apakah PBL dapat meningkatkan keterampilan proses dan hasil belajar kognitif siswa.

Penelitian dengan menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (classroom action research) ini terdiri dari dua siklus. Siklus pertama terdiri dari 3 kali pertemuan, satu pertemuan memiliki alokasi waktu 3x40 menit. Siklus kedua terdiri dari 3x pertemuan dengan alokasi waktu yang sama dengan siklus pertama. Pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini dengan menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan pemberian tes. Penelitian dilakukan mulai dari Desember 2011-Februari 2012.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum PBL yang diterapkan dapat mengkondisikan siswa untuk menjadi pebelajar yang mandiri, mendorong siswa untuk bekerja sama dengan temannya, mampu membangun pemahaman dari kegiatan siswa itu sendiri, memberi kesempatan pada siswa untuk belajar dari berbagai sumber, dan seterusnya hingga hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kemampuan bekerja ilmiah atau keterampilan proses science pada siswa. Berdasarkan hasil penelitian tersebut didapatkan bahwa adanya  peningkatan keterampilan proses siswa hingga beberapa persen dari siklus I sampai siklus II, yaitu dari sekitar 53% menjadi  64,71% yang sudah memenuhi kriteria keberhasilan tindakan.  Selain dapat meningkatkan keterampilan proses siswa, PBL juga terbukti dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa yaitu dibuktikan dengan angka ketuntasan klasikal dari nilai kognitif siklus 1 adalah 67,65% dan pada siklus 2 adalah sebesar 73,53%.