SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2015

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Penerapan Blended Learning dalam Model Kooperatif STAD Menggunakan Moodle pada Matakuliah Kimia Organik II terhadap Prestasi Belajar dan Motivasi Mahasiswa Jurusan Kimia Universitas Negeri Malang

Kriesna Kharisma Purwanto

Abstrak


ABSTRAK

Purwanto, Kriesna Kharisma. 2013. Pengaruh Penerapan Blended Learning dalam Model Kooperatif STAD Menggunakan Moodle pada Matakuliah Kimia Organik II terhadap Prestasi Belajar dan Motivasi Mahasiswa Jurusan Kimia Universitas Negeri Malang. Tesis. Program Studi Pendidikan Kimia, Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Surjani Wonorahardjo, Ph.D., Pembimbing (II) Prof. Dra. Srini M. Iskandar, M.Sc., Ph.D.

 

Kata kunci: blended learning, model kooperatif STAD, kimia organik, prestasi belajar, motivasi

Penerapan suatu model pembelajaran memiliki peran penting dalam membantu mahasiswa untuk mencari, menemukan, menyusun, dan memahami suatu konsep, termasuk konsep-konsep dalam Kimia Organik II. Berdasarkan hasil observasi diketahui bahwa mahasiswa Jurusan Kimia Universitas Negeri Malang masih mengalami kesulitan dalam memahami materi Kimia Organik II dan tidak ampu menyelesaikan pembelajaran Kimia Organik II di kelas sesuai alokasi waktu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar (kognitif) serta motivasi mahasiswa setelah dibelajarkan dengan menggunakan model kooperatif STAD dan blended learning yang dipadu dengan model kooperatif STAD dalam mempelajari Kimia Organik II.

Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen semu (quasi experimental design) dan analisis deskriptif. Subjek penelitian adalah mahasiswa, S1 Jurusan Kimia Universitas Negeri Malang yang menempuh matakuliah Kimia Organik II pada tahun akademik 2013/2014. Jumlah sampel penelitian (N) =74 mahasiswa (masing-masing kelas 37 mahasiswa). Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan metode tes (kuis dan tes akhir), metode angket, dan metode observasi. Uji hipotesis dilakukan dengan teknik analisis MANOVA satu jalur dengan taraf signifikansi (α) = 0,05 , sedangkan analisis deskriptif digunakan untuk menjelaskan motivasi dan kepuasan belajar mahasiswa, serta keterlaksanaan proses pembelajaran.

Hasil penelitian menunjukan bahwa prestasi belajar (kognitif) antara mahasiswa yang dibelajarkan menggunakan blended learning yang dipadu dengan model kooperatif STAD memiliki kecenderungan lebih tinggi dibanding mahasiswa yang dibelajarkan menggunakan model kooperatif STAD, yaitu 85,8 banding 83,5. Selain itu, motivasi belajar antara mahasiswa yang dibelajarkan menggunakan blended learning yang dipadu dengan model kooperatif STAD tidak jauh berbeda dengan mahasiswa yang dibelajarkan dengan model kooperatif STAD, dimana skor rata-rata motivasi kedua kelas adalah 137 (kategori sedang). Berdasarkan hasil analisis MANOVA diperoleh kesimpulan bahwa ada perbedaan prestasi belajar (kognitif) antara mahasiswa yang dibelajarkan menggunakan blended learning yang dipadu dengan model kooperatif STAD dengan mahasiswa yang dibelajarkan menggunakan model kooperatif STAD, sedangkan untuk motivasi belajar mahasiswa tidak ada perbedaan. Berdasarkan hasil temuan yang diperoleh, disarankan bagi pembaca yang ingin melakukan penelitian sejenis hendaknya mendesain format blended learning dengan pembagian alokasi waktu yang tepat, mengatur atau menyediakan aktivitas pembelajaran dalam Moodle sesuai kebutuhan, dan mendesain kuis online semenarik mungkin.