SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Protein Darah Kerbau Lokal (Bubalus bubalis) di Wilayah Malang dan Bangkalan sebagai Studi Awal Peningkatan Mutu Genetik

DIAN SOFI ANISA

Abstrak


ABSTRAK

 

Anisa, Dian Sofi. 2014. Analisis Protein Darah Kerbau Lokal (Bubalus bubalis) di Wilayah Malang dan Bangkalan sebagai Studi Awal Peningkatan Mutu Genetik. Skripsi, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Umie Lestari, M.Si, (II) Prof. Dr. agr. Moh. Amin, S.Pd.,M.Si.

 

Kata Kunci: Analisis proteomik, protein darah, Hubungan Kekerabatan, sistem perkawinan kerbau local

 

Populasi kerbau di Indonesia menurun sejak tahun 1925, dengan laju penurunan yang makin membesar. Dari total penurunan populasi di Indonesia, 40% terdapat di Pulau Jawa, khususnya di Jawa Timur. Diduga bahwa penurunan populasi kerbau ini disebabkan oleh berkurangnya fungsi, dan peranan kerbau dalam sistem usaha tani dan berkurangnya lahan baik sebagai garapan petani. Disamping itu ada kemungkinan bahwa pemeliharaan kerbau kurang menguntungkan, sehingga petani kurang berminat untuk memelihara kerbau dalam jumlah yang relatif banyak. Salah satu upaya untuk mencegah terjadinya penurunan populasi yang terus menurun yang berakibat hilangnya plasma nutfah endemik Indonesia ini dengan cara identifikasi polimorfisme protein dan studi kekerabatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan profil protein darah kerbau local dari wilayah Malang dan Bangkalan serta menunjukkan analisis keragaman atau variasi genetic sebagai penanda keragaman genetik.

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif dengan observasi labolatorik dilakukan dengan membandingkan crude protein darah kerbau hasil elektroforesis SDS-PAGE. Protein-protein yang dibandingkan merupakan protein spesifik darah yang merupakan hasil ekspresi gen dari eritrosit maupun serum darah dengan berat molekul 63-66 kDa, 79-85 kDa dan 90-110 kDa. Selanjutnya dianalisis dengan menggunakan program MVSP 3.22 untuk memperoleh dendogram yang menggambarkan hubungan kekerabatan kerbau lokal dari populasi Malang dan Bangkalan. Berdasarkan hubungan kekerabatan yang dihasilkan berdasarkan profil protein darah, kemudian dibuat sistem perkawinan yang tepat bagi kerbau local sebagai studi awal peningkatan mutu genetik.

Berdasarkan hasil elektroforesis SDS-PAGE diketahui bahwa kerbau Bangkalan seluruhnya memilki protein Hb (63-66 kDa), protein Tf (79-85 kDa) pada individu Bangkalan 1 dan 4 dan protein Ptf  (90-110 kDa) pada Bangkalan 2. Kerbau Malang seluruhnya tidak memiliki protein Hb (63-66 kDa), tapi memiliki protein Tf  (79-85 kDa) pada individu Malang 2 dan protein Ptf  (90-110 kDa) pada individu Malang1 dan 3. Berdasarkan hasil penelitian, individu yang berkerabat jauh sebaiknya dikawinkan dengan individu dari populasi lain yang memiliki hubungan kekerabatan yang jauh pula.