SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2014

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

. StudiTentangKondisi Dan PenggunaanLaboratorium IPA (IlmuPengetahuanAlam) di SMP Negeri Se- Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang

Mifta Sholekha

Abstrak


Sholekha, Miftahus. 2014. StudiTentangKondisi Dan PenggunaanLaboratorium IPA (IlmuPengetahuanAlam) di SMP Negeri Se- KecamatanPasirianKabupatenLumajang. Skripsi, Jurusan Biologi, Program Studi PendidikanBiologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Sarwono, M.Pd., (II) Dr. Betty Lukiati, M.S.

Kata kunci: kondisilaboratorium IPA, penggunaanlaboratorium IPA


Peningkatan mutu pendidikan penting untuk dilakukan, karena pendidikan merupakan investasi yang paling berharga dalam bentuk peningkatan kualitas sumber daya insani untuk pembangunan suatu bangsa. Mutu pendidikan juga dipengaruhi oleh aktivitas pembelajaran yang dilakukan oleh guru dan siswa baik di dalam kelas, di laboratorium, di bengkel kerja, dan di kancah belajar lainnya yang terwujud dalam bentuk hasil belajar nyata yang dicapai oleh peserta didik. Permendiknas Nomor 24 Tahun 2007 memuat tentang Standar Sarana dan Prasarana Sekolah, sebuah SMP/MTs sekurang-kurangnya harus memiliki prasarana yang salah satunya adalah ruanglaboratorium IPA. Keberadaan laboratorium secara teoritis diharapkan mampumenunjang kegiatanbelajar yang berpusatpada pengembangan keterampilan tertentu,antara lain keterampilan proses, keterampilanmotorik dan pembentukan sikap ilmiah. Tujuanpenelitianiniadalahuntuk mengetahui kondisi laboratorium IPA SMP di SMP Negeri Se-Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang ditinjau dari Permendiknas No 24 tahun 2007, dan mengetahui penggunaan laboratorium IPA SMP di SMP Negeri Se Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang ditinjau dari kesesuaian dengan Kompetensi Dasar sesuai dengan satuan pendidikan.
     Jenis penelitian yang dilakukan ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Kondisi laboratorium diketahui dengan cara mengobservasi laboratorium menggunakan rubrik penilaian laboratorium, sedangkan untuk mengetahui penggunaan laboratorium ditinjau berdasarkan kesesuaian pelaksanaan praktikum kompetensi dasar yang pencapaiannya memerlukan percobaan dan pengamatan. Pemetaan kompetensi dasar yang memerlukan praktikumdilakukansebelum mengetahui berapa persentase penggunaan laboratorium yang ada di SMP Negeri Se- Kecamatan Pasirian.
Hasilpenelitianmenunjukkanbahwa: (1) kondisi laboratorium IPA SMP Negeri Se- Kecematan Pasirian Kabupaten Lumajang memiliki kriteria kondisi sangat baik dengan nilai 82,2 %.  (2) Penggunaan laboratorium IPA SMP Negeri Se- Kecematan Pasirian Kabupaten Lumajang memiliki kriteria kondisi cukup baik dengan nilai 62,93 %.