SKRIPSI Jurusan Biologi - Fakultas MIPA UM, 2009

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

pengaruh lama perendaman dan konsntrasi GA3 terhadap perkecambahan biji dan pertumbuhan tanaman lengkeng (Euphoria longan (Lour.) Steud)

yessyta oktaviana

Abstrak


i
ABSTRAK
Oktaviana, Yessyta. 2009. Pengaruh Lama Perendaman dan Konsentrasi GA3
Terhadap Perkecambahan Biji dan Pertumbuhan Tanaman Lengkeng
(Euphoria longan (Lour.) Steud.). Skripsi, Jurusan Biologi FMIPA
Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Betty Lukiati, M.S.,
(II) Ir. Nugrahaningsih, M.P.
Kata kunci: lama perendaman dalam GA3, perkecambahan biji dan pertumbuhan
tanaman lengkeng
Lengkeng merupakan salah satu hasil komoditi tanaman buah di Indonesia.
Pembiakan lengkeng dilakukan dengan dua cara yaitu cara generatif dan vegetatif.
Pembiakan secara generatif dilakukan melalui penanaman biji. Biji lengkeng
mempunyai kulit biji yang keras. Proses perkecambahan biji berkulit keras dapat
dipercepat dengan perlakuan mekanis dan kimiawi. Salah satu perlakuan kimiawi
yang dapat dilakukan adalah dengan merendam biji dalam zat pengatur tumbuh
yaitu GA3. Tanaman lengkeng lebih bernilai ekonomis setelah berumur 4 bulan,
untuk mempercepat pertumbuhan tanaman lengkeng dapat diperlakukan dengan
perendaman dalam GA3. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
lama perendaman terhadap perkecambahan biji dan pertumbuhan tanaman lengkeng,
pengaruh pemberian GA3 terhadap perkecambahan biji dan pertumbuhan
tanaman lengkeng, dan pengaruh interaksi lama perendaman dan konsentrasi GA3
terhadap perkecambahan biji dan pertumbuhan tanaman lengkeng.
Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok
dengan 2 faktor 3 kali ulangan. Faktor I adalah konsentrasi GA3 yang terdiri dari
5 taraf perlakuan yaitu 0 ppm (P0), 10 ppm (P10), 20 ppm (P20), 30 ppm (P30), 40
ppm (P40), dan 50 ppm(P50). Faktor II adalah lama perendaman biji lengkeng yang
terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu 6 jam (L6), 12 jam (L12), 18 jam (L18), dan
24 jam (L24). Taraf perlakuan dari tiap faktor didasarkan pada uji pendahuluan
yang telah dilakukan. Dari taraf perlakuan faktor I dan II didapatkan 24 perlakuan
yaitu: P0L6; P0L12; P0L18; P0L24; P10 L6; P10 L12; P10 L18; P10L4; P20 L6; P20 L12; P20
L18; P20 L24; P30L6; P30 L12; P30 L18; P30 L24; P40 L6; P40 L12; P40 L18; P40 L24; P50
L6; P50 L12; P50 L18 dan P50 L24. Biji lengkeng sebagai bahan penelitian adalah
lengkeng lokal yang berasal dari Karang Ploso-Malang. Indikator perkecambahan
biji yang diamati adalah persentase dan kecepatan perkecambahan. Indikator
pertumbuhan tanaman yang diamati adalah tinggi tanaman, jumlah daun, panjang
akar, berat basah, dan berat kering tanaman. Data hasil penelitian dianalisis
menggunakan Analisis Varian (Anava) Faktorial, apabila ada perbedaan yang
nyata dilanjutkan dengan Uji Duncan 5 %.
Hasil analisis menunjukkan pemberian GA3 tidak berpengaruh terhadap
persentase dan kecepatan perkecambahan, jumlah daun, panjang akar tetapi
berpengaruh terhadap tinggi batang, berat basah, dan berat kering tanaman pada
perlakuan pemberian GA3 konsentrasi 40 ppm. Perlakuan lama perendaman
berpengaruh sangat nyata terhadap persentase dan kecepatan perkecambahan
pada perlakuan perendaman selama 12 jam. Lama perendaman tidak berpengaruh
terhadap jumlah daun, tetapi berpengaruh terhadap tinggi batang, panjang akar,
berat basah, dan berat kering tanaman, perlakuan perendaman 18 jam memberiii
kan pengaruh yang sangat nyata terhadap tinggi batang, panjang akar, berat basah,
dan berat kering tanaman. Interaksi perlakuan lama perendaman dan pemberian
GA3 tidak berpengaruh pada persentase dan kecepatan perkecambahan, jumlah
daun, dan panjang akar tanaman lengkeng tetapi berpengaruh pada tinggi batang,
berat basah, dan berat kering tanaman lengkeng.
Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan agar pada penelitian lebih
lanjut, yaitu pemberian GA3 dengan rentangan konsentrasi lebih kecil, dan
pertumbuhan parameter daun dapat dilakukan dengan menghitung pertambahan
panjang dan lebar daun.

Teks Penuh: DOC PDF