SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Pengaruh Debt to Equity Ratio (DER), Debt to Asset Ratio (DAR), Longterm Debt to Equity Ratio (LDER), Equity to Asset Ratio (EAR) dan Dividend Payout Ratio (DPR) Terhadap Harga Saham (Studi Kasus Pada Perusahaan Manufaktur yang Listing di BEI

Yunita Apsari Harahap

Abstrak


ABSTRAK

 

Harahap, Yunita Apsari. 2010. Pengaruh Pengaruh Debt to Equity Ratio (DER), Debt to Asset Ratio (DAR), Longterm Debt to Equity Ratio (LDER), Equity to Asset Ratio (EAR) dan Dividend Payout Ratio (DPR) Terhadap Harga Saham (Studi Kasus Pada Perusahaan Manufaktur yang Listing di BEI Tahun 2005-2008 ). Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Ibu Satya Nur Maharani S.E, M.Sa, Ak, (2) Ibu Makaryanawati S.E, M.Si, Ak.

 

Kata Kunci : DER, DAR, LDER, EAR, DPR, Harga Saham

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh secara parsial dan simultan antara variabel Struktur Modal yang terdiri dari DER, DAR, LDER, EAR dan Kebijakan Dividen yang terdiri dari variabel DPR terhadap Harga Saham. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan dan data harga saham. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang listing di BEI periode 2005-2008. Teknik pengambilan sampelnya menggunakan teknik porposive sampling sehingga diperoleh sampel 9 perusahaan. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial DER mempunyai pengaruh signifikan terhadap harga saham, DAR tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap harga saham, LDER berpengaruh signifikan terhadap harga saham, EAR tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap harga saham, DPR mempunyai pengaruh signifikan terhadap harga saham. Secara simultan variabel DER, DAR, LDER, EAR, dan DPR berpengaruh terhadap variabel harga saham.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disarankan untuk penelitian selanjutnya diharapkan dapat menambah variabel-variabel lain yang lebih potensial sehingga memberikan kontribusi terhadap pergerakan harga saham, menambah periode observasi, dan mengganti sampel penelitian, sehingga hasilnya lebih mencerminkan keadaan pasar modal di Indonesia yang sesungguhnya.