SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Gender dan Jumlah Semester Terhadap Persepsi Sensitivitas etis Akademis Mahasiswa Akuntansi Universitas Negeri Malang

santi dwi juli karuniawati

Abstrak


ABSTRAK

 

Karuniawati, Santi Dwi Juli. 2010. Pengaruh Gender dan Jumlah Semester terhadap Persepsi Sensitivitas Etis Akademis Mahasiswa Akuntansi Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Akuntansi Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Sri Pujiningsih, SE, M.Si, Ak.

 

Kata Kunci: gender, jumlah semester dan persepsi sensitivitas etis akademis

Dunia pendidikan tinggi mempunyai pengaruh yang besar terhadap perilaku etika akuntan karena pendidikan yang baik akan mencetak mahasiswa menjadi calon akuntan yang mempunyai sikap profesional dan berlandaskan pada standar moral dan etika. Dalam pendekatan sosialisasi gender, pria dan wanita memiliki perbedaan nilai dan perlakuan pada pekerjaan mereka. Mahasiswa semester akhir juga mempunyai perbedaan persepsi etika dibanding mahasiswa semester awal karena mahasiswa akhir telah memperoleh muatan matakuliah yang berorientasi etis lebih banyak dibandingkan mahasiswa yang masih awal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan persepsi sensitivitas etis akademis pada mahasiswa Akuntansi pria dan wanita dan perbedaan persepsi sensitivitas etis akademis pada mahasiswa Akuntansi semester awal dan mahasiswa Akuntansi semester akhir

Penelitian ini menggunakan sampel mahasiswa Akuntansi program studi S1 Akuntansi Universitas Negeri Malang yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner model. Chekclist yang diperoleh dari mahasiswa Akuntansi Universitas Negeri Malang dengan menggunakan 5 point skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Penelitian ini menguji dua hipotesis menggunakan Independent Samples T-Test.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan sensitivitas etis secara signifikan antara mahasiswa akuntansi pria dan mahasiswa akuntansi wanita dan tidak terdapat perbedaan sensitivitas etis secara signifikan antara mahasiswa akuntansi semester awal dan mahasiswa akuntansi semester akhir.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disarankan untuk lebih menanamkan nilai etika kepada mahasiswa terutama kepada mahasiswa pria yang memiliki persepsi sensitivitas etis akademis yang lebih rendah dibanding wanita,salah satu caranya adalah dengan menerapkan disiplin. Dan menambah matakuliah baru tentang etika (selain etika bisnis) serta pada setiap mata kuliah akuntansi didiskusikan isu-isu etika yang sering dihadapi oleh akuntan dan mengundang dosen tamu dari kalangan akademisi maupun praktisi sehingga memberikan nuansa baru bagi mahasiswa. Untuk penelitian di masa mendatang perlu dilakukan penelitian dengan menambah variabel dan sampel. Selain itu diharapkan untuk melakukan penelitian dengan kondisi yang berbeda dan responden yang berbeda pula untuk memperkuat hasil penelitian ini.