SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Studi Implementasi Life Skill (Kecakapan Hidup) Dalam Dokumen Pembelajaran Pada Mata Pelajaran Komputer Akuntansi (Myob Accounting) Di SMK Negeri 1 Ponorogo

Daulina Rahmi

Abstrak


ABSTRAK

 

Rahmi, Daulina. 2010. ”Studi Implementasi Life Skill (Kecakapan Hidup) Dalam Dokumen Pembelajaran Pada Mata Pelajaran Komputer Akuntansi (Myob Accounting) Di SMK Negeri 1 Ponorogo”. Skripsi, Program Studi Pendidikan Akuntansi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Satia Nur Maharani, S.E, M.Sa, Ak; (II) Yuli Widi Astuti, S.E, M.Si, Ak.

 

Kata kunci: life skill, dokumen pembelajaran, komputer akuntansi (myob accounting)

 

SMK Negeri 1 Ponorogo merupakan sekolah kejuruan negeri di Ponorogo yang memiliki jurusan bisnis manajemen dengan berbagai program keahlian yang salah satunya adalah akuntansi. Lulusan dari SMK ini banyak yang langsung bekerja dengan bekal keterampilan yang diperoleh di sekolah. Hal ini tentu tidak terlepas dari peran seorang guru dalam hal penanaman skill di sekolah untuk menjadikan lulusan dengan keterampilan yang terdidik dan terlatih. Maka dari itu, sebelum melaksanakan KBM guru membuat rencana pembelajaran terlebih dahulu supaya materi yang disampaikan dapat dipahami siswa. Rencana pembelajaran tersebut berupa silabus dan RPP yang berisi mengenai standar kompetensi, kompetensi dasar, serta indikator-indikator yang mengandung life skill, karena rencana pembelajaran tersebut dipersiapkan untuk membekali siswa dalam memasuki dunia kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan implementasi life skill (kecakapan hidup) pada dokumen pembelajaran mata pelajaran komputer akuntansi (myob accounting) di SMK Negeri 1 Ponorogo.

Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif (studi kasus). Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik dokumentasi, wawancara, dan observasi. Sedangkan yang menjadi subjek penelitian adalah guru mata pelajaran komputer akuntansi di SMK Negeri 1 Ponorogo dan dalam penelitian ini disebut responden.

Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa guru komputer akuntansi telah mengimplementasikan beberapa unsur life skill dalam dokumen pembelajaran, diantaranya adalah kecakapan personal, kecakapan sosial, dan kecakapan vokasional. Sedangkan dari pengembangan life skill diketahui bahwa: (1) Implementasi life skill dalam dokumen pembelajaran (silabus dan RPP) mata pelajaran komputer akuntansi (myob accounting) di SMK Negeri 1 Ponorogo belum terimplementasi secara maksimal. (2) Dari observasi pada kegiatan belajar mengajar di SMK Negeri 1 Ponorogo diketahui bahwa: a) pengalaman belajar diberikan dengan menggunakan metode pembelajaran konvensional; b) guru membuat modul sebagai sumber belajar; c) mata pelajaran komputer akuntansi dengan program myob ini belum bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga pengimplementasian life skilnya kurang maksimal; (3) Penilaian yang digunakan dalam mata pelajaran komputer akuntansi ini berdasarkan teknik penilaian secara psikomotorik dan berdasarkan kriteria ketuntasan minimum (KKM) yang telah ditentukan oleh guru.

Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa guru komputer akuntansi di SMK Negeri 1 Ponorogo telah memasukkan beberapa unsur life skill dalam dokumen pembelajaran, namun pada KBMnya belum bisa mengimplementasikan life skill secara maksimal. Pada penelitian ini terdapat keterbatasn penelitian yaitu pengukuran indikator dilihat dari dokumentasi dokumen pembelajaran, hasil observasi dan wawancara yang dianalisis sendiri oleh peneliti dan tidak berdasar pada suatu teori. Dengan demikian disarankan kepada guru mata pelajaran untuk lebih meningkatkan mutu dan kualitas mengajarnya, sebaiknya guru juga mengaplikasikan berbagai variasi model pembelajaran serta mengaitkan pembelajaran dengan kehidupan nyata yang berorientasi pada pembelajaran life skill. Kepada pihak sekolah sebaiknya juga mengadakan sosialisasi yang bersifat pelatihan atau lokakarya bagi guru mata pelajaran untuk menghadapi dinamika kurikulum yang terus berlanjut supaya guru lebih professional, aktif serta kreatif dalam KBM dan juga dapat lebih memperjelas pengimplementasian dan pengembangan life skill dalam pembelajaran. Kepada peneliti selanjutnya harus lebih mengembangkan penelitiannya, sehingga penelitian selanjutnya bisa lebih inovatif.