SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENERAPAN PENDEKATAN KONSTRUKTIVISTIK MELALUI THINKING EMPOWERMENT BY QUESTIONING (TEQ) DALAM PEMBELAJARAN AKUNTANSI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN DALAM BERPIKIR KRITIS DAN MOTIVASI BELAJAR PADA SISWA KELAS XI IPS 1 SMA NEGERI 9 MALANG

Malikhatun Nisa

Abstrak


ABSTRAK

 

Nisa, Malikhatun. 2010. Penerapan Pendekatan Konstruktivistik melalui Metode Thinking Empowerment by Questioning (TEQ) dalam Pembelajaran Akuntansi Untuk Meningkatkan Kemampuan dalam Berpikir Kritis Dan Motivasi Belajar pada Siswa Kelas XI IPS 1 SMA Negeri 9 Malang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Sunaryanto, M.Ed; (II) Diana Tien Irafahmi, S.Pd., M.Ed.

 

Kata kunci : Thinking Empowerment By Questioning (TEQ), berpikir kritis, motivasi belajar

Pemilihan metode pembelajaran sangat menentukan kualitas pembelajaran dalam proses  belajar mengajar. Untuk mencapai kualitas pembelajaran yang tinggi setiap mata pelajaran khususnya akuntansi harus diorganisasikan dengan metode-metode yang tepat pula. Berdasarkan hasil observasi, diketahui bahwa metode pembelajaran yang diterapkan di SMA Negeri 9 Malang adalah pembelajaran dengan metode ceramah. Menggunakan metode ceramah dapat menyebabkan siswa menjadi kurang aktif di dalam kelas dan kurang memberikan kesempatan pada siswa untuk menemukan dan membangun pengetahuannya sendiri, sehingga mengakibatkan kemampuan berpikir kritis siswa sangat rendah. Penelitian dengan pola TEQ ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar pada siswa.

Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian tindakan kelas. Subyek penelitian dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 9 Malang. Data yang dijaring berupa data kemampuan berpikir kritis, motivasi belajar yang diperoleh dari aktivitas bertanya dan menjawab pertanyaan, serta lembar observasi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif. Waktu pelaksanaan penelitian ini berlangsung pada bulan Mei sampai Juni 2010.

Hasil penelitian pada siklus I siklus II dari pembelajaran TEQ yang diamati yaitu kemampuan berpikir kritis yang diukur dengan kemampuan bertanya dan menjawab siswa selama proses pembelajaran menunjukkan kualifikasi sangat kritis, sedangkan untuk motivasi belajar siswa yang diukur dengan angket motivasi dan lembar observasi motivasi siswa ditinjau dari aktivitas siswa selama proses pembelajaran menunjukkan kriteria baik, sehingga penelitian tidak dilanjutkan pada siklus berikutnya.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa penerapan pola Thinking Empowerment by Questioning (TEQ) dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa XI IPS 1 SMA Negeri 9 Malang. Oleh karena itu disarankan bagi guru bidang studi akuntansi untuk menggunakan metode pembelajaran pola TEQ sebagai alternatif dalam membelajarkan siswa. Pola TEQ dapat terus diterapkan dengan beberapa variasi, misalnya pola TEQ dengan jigsaw, TGT, atau NHT.