SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Tingkat Pengembalian Bebas risiko, Tingkat Pengembalian Pasar, Risiko Sistematis, dan Inflasi terhadap Return

Ludia Megawati

Abstrak


ABSTRAK

 

Megawati, Ludia. 2010. Pengaruh Tingkat Pengembalian Bebas risiko, Tingkat Pengembalian Pasar, Risiko Sistematis, dan Inflasi terhadap Return Saham. Skripsi, Jurusan Akuntansi. FE. UM. Pembimbing (1) Dr. H. Tuhardjo, S.E., M.Si., Ak. (2) Ika Putri Larasati, S.E., M.Com.

 

Kata kunci: Risiko, Inflasi, Return Saham

 

Investasi merupakan komitmen atas sejumlah dana saat ini dengan tujuan mendapatkan return di masa datang. Salah satu sarana investasi yang membutuhkan dana yang relatif kecil adalah melalui sekuritas terutama saham yang diperjualbelikan di pasar modal. Dalam pasar modal, investor cenderung untuk memfokuskan pada return yang diperoleh sedangkan return tersebut juga diikuti oleh risiko. Salah satu model yang digunakan untuk menganalisis risiko dan return investasi adalah Capital Asset Pricing Model (CAPM). Faktor-faktor yang diperhatikan dalam CAPM yaitu tingkat pengembalian bebas risiko, tingkat pengembalian pasar, terutama risiko sistematis. Faktor inflasi juga perlu untuk diperhatikan oleh investor selain ketiga variabel CAPM tersebut karena merupakan faktor ekonomi yang berdampak pada pasar modal.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat pengembalian bebas risiko, tingkat pengembalian pasar, risiko sistematis, dan inflasi secara parsial terhadap return saham. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan yang termasuk dalam leading companies in market capitalization yaitu sebanyak 70 perusahaan. Sampel diambil berdasarkan teknik purposive sampling dengan kriteria perusahaan yang termasuk dalam leading companies in market capitalization berturut-turut selama 2 tahun serta mempunyai data harga saham lengkap selama periode penelitian. Berdasarkan teknik purposive sampling tersebut maka diperoleh sampel sebanyak 42 perusahaan. Penelitian ini dilakukan di Pojok BEI UM. Data yang diperlukan adalah tingkat suku bunga SBI, IHSG, harga saham, dan IHK. Data tersebut kemudian diolah dan dianalisis menggunakan SPSS 16.0 for windows.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengembalian pasar berpengaruh positif yang signifikan terhadap return saham begitu pula risiko sistematis berpengaruh positif yang signifikan terhadap return saham, sedangkan tingkat pengembalian bebas risiko dan inflasi tidak berpengaruh terhadap return saham. Berdasarkan hasil yang diperoleh dalam penelitian ini maka disarankan bagi peneliti selanjutnya untuk menggunakan periode lebih dari 3 tahun dan juga menambahkan variabel bebas selain variabel tingkat pengembalian bebas risiko, tingkat pengembalian pasar, risiko sistematis, dan inflasi, seperti kebijakan perusahaan. Bagi investor, dapat menggunakan tingkat pengembalian pasar dan risiko sistematis sebagai pertimbangan di pasar modal.