SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh informasi Debt to Assets Ratio, Return on Asset dan Ukuran Perusahaan terhadap Kebijakan Dividen pada Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia Tahun 2007-2009

IMAM Sururi

Abstrak


ABSTRAK

 

 

Sururi, Imam. Pengaruh informasi Debt to Assets Ratio, Return on Asset dan Ukuran Perusahaan terhadap Kebijakan Dividen pada Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia Tahun 2007-2009. Skripsi, Jurusan Akuntansi FE Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr.H. Tuhardjo, S.E, M.Si. Ak, (II) Sriyani Mentari, S.Pd. M.M

Kata kunci: debt to asset ratio, return on asset, firm size dan dividend

         payout ratio

 

Pembayaran dividen sebagai return atas investasi dipengaruhi oleh berbagai hal. Terkait biaya keagenan (agency costs) yang muncul akibat hubungan keagenan (agency relationship) antara manajer sebagai pengelola perusahaan dengan pemegang saham sebagai pemilik modal. Terdapat beberapa faktor yang berpengaruh terhadap dividend payout ratio yaitu debt to asset ratio, return on asset, dan firm size.

Penelitian ini bertujuan mengetahui adanya pengaruh variabel bebas debt to asset ratio, return on asset, dan firm size terhadap variabel terikat dividend payout  ratio. Populasi dari penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2007 - 2009. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling dan diperoleh 12 perusahaan sebagai sampel penelitian. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah regresi berganda.

Hasil uji F membuktikan bahwa debt to asset ratio, return on asset, dan firm size secara simultan tidak berpengaruh terhadap variabel terikat dividend payout ratio. Hasil uji t membuktikan bahwa secara parsial debt to asset ratio, return on asset, dan firm size berpengaruh tidak signifikan terhadap variabel terikat dividend payout ratio. Namun, variabel return on asset, dan firm size memiliki arah regresi yang berbeda dengan penelitian-penelitian sebelumnya.

Nilai Adjusted R Square sebesar - 0,04 atau 4%. Nilai Adjusted R Square yang bernilai negatif ini dalam pengujian statistik dianggap bernilai nol yang artinya bahwa variasi dalam variabel terikat dividend payout ratio tidak dapat dijelaskan oleh variabel bebas debt to asset ratio, return on asset, dan firm size atau dengan kata lain variabel bebas tidak mempengaruhi variabel terikat.

Berdasar hasil penelitian, disarankan sebagai berikut: (1) dalam pengambilan keputusan pembayaran dividen sebaiknya perusahaan memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi dividend payout ratio untuk membantu menentukan tingkat pembayaran dividen yang optimal. (2) dalam pengambilan keputusan investasi sebaiknya investor memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi dividend payout ratio untuk membantu memperoleh return yang diharapkan. (3) untuk peneliti selanjutnya diharapkan menggunakan sampel penelitian dengan wilayah populasi yang lebih besar, membandingkan kondisi sebelum dan sesudan krisis moneter serta mengembangkan permasalahan yang dibahas.