SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Media Pembelajaran Audiovisual Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Pokok Bahasan Lingkungan Di Sekitar Kita Kelas I Semester II MI Sunan Kalijaga Malang

Novilya Shanti

Abstrak


ABSTRAK

 

Shanti, Novilya. 2010. Pengembangan Media Pembelajaran Audiovisual Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Pokok Bahasan Lingkungan Di Sekitar Kita Kelas I Semester II MI Sunan Kalijaga Malang. Skripsi. Jurusan Teknologi Pendidikan FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Anastasia Wijajantin, M.Pd, (II) Dra. Susilaningsih.

 

Kata Kunci: Pengembangan, Media Audiovisual, Bahasa Indonesia Sekolah Dasar

 

Media audiovisual adalah  media yang menjadi perantara atau penyampai informasi yang mempunyai unsur suara, gambar, warna, gerakan, dan cahaya. Bahan pembelajaran yang akan dikembangkan merupakan bahan pembelajaran tampak dengar (audiovisual) yang dapat digunakan untuk menyampaikan materi pelajaran. Bahan pembelajaran audiovisual sangat penting dan perlu dikembangkan dalam pembelajaran di sekolah dasar. Sedangkan pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar (SD) bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa berkomunikasi secara efektif, baik lisan maupun tertulis. Tujuan dari pengembangan media pembelajaran audiovisual yaitu media audiovisual dapat memudahkan guru dan siswa MI Sunan Kalijaga Malang dalam kegiatan pembelajaran dan siswa lebih memahami materi Lingkungan Di Sekitar Kita, bahwa ada berbagai benda di sekitar kita diantaranya peralatan sekolah, peralatan makan, peralatan mandi, dan peralatan kebersihan. Selain benda ada pula binatang dan kita bisa menyebutkan nama-nama binatang dan menyebutkan ciri-ciri binatang. Daya tarik yang begitu kuat dari media pembelajaran audiovisual bagi siswa tidak lepas dari karakteristik media ini yang memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan media cetak maupun media dengar, sehingga siswa sangat menyukainya. 

Subyek penelitian ini adalah siswa kelas I MI Sunan Kalijaga Malang. Penelitian ini dilakukan dalam tiga kali pertemuan dengan mengerjakan lembar kerja siswa 1, 2, dan 3 dan digunakan untuk mengukur hasil belajar siswa setelah menyaksikan tayangan media pembelajaran audiovisual. Pengumpulan data validasi media pembelajaran audiovisual menggunakan angket untuk ahli media, ahli materi dan audiens (siswa).

Hasil validasi pengembangan dibuktikan dengan validnya media pembelajaran audiovisual ini dikemukakan sebagai berikut: ahli media 95% berdasarkan kriteria, media pembelajaran audiovisual Bahasa Indonesia pokok bahasan lingkungan di sekitar kita termasuk kualifikasi valid, ahli materi 97,5% berdasarkan kriteria, media pembelajaran audiovisual Bahasa Indonesia pokok bahasan lingkungan di sekitar kita termasuk kualifikasi valid dan data uji coba kelompok besar/lapangan kepada audiens (siswa) 94% berdasarkan kriteria, media pembelajaran audiovisual Bahasa Indonesia pokok bahasan lingkungan di sekitar kita termasuk kualifikasi valid.  Kajian produk yang telah dirancang ini menampilkan media pembelajaran audiovisual seperti animasi gambar, tulisan, musik pengiring, dan narasi yang menjelaskan tentang lingkungan di sekitar kita.

Saran yang diajukan sebaiknya dapat mengembangkan media pembelajaran menjadi lebih kreatif dan lebih baik lagi, tepat guna, dan tepat sasaran sehingga dapat dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan.