SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Efektivitas Pelaksanaan Pemeriksaan Pajak Penghasilan Badan Dalam Rangka Meningkatkan Penerimaan Negara

Ismi Rahayu Ramadhani

Abstrak


ABSTRAK


 
Ramadhani,  Ismi  Rahayu.  2010.  Efektivitas  Pelaksanaan  Pemeriksaan  Pajak  Penghasilan  Badan  dalam  Rangka Meningkatkan  Penerimaan  Negara  dari  sektor  pajak.  Tugas  Akhir,  D3  Akuntansi  Universitas  Negeri  Malang. Pembimbing: Triadi Agung Sudarto, S.E, M.Si, A.K.

 
Kata kunci: pajak, pemeriksaan, penerimaan negara

 
Sistem  pemungutan  pajak  di  Indonesia  saat  ini  menganut  sistem  self  assesment.  Sistem  pemungutan  ini  mempunyai  arti  bahwa  besarnya  pajak  yang  terutang  dipercayakan  kepada  wajib  pajak  itu  sendiri,  dimana  wajib  pajak  harus  melaporkan secara teratur seluruh  jumlah pajak yang terutang dan  jumlah pajak yang  telah ditentukan dalam peraturan perundang-undangan perpajakan. Untuk mendukung  keberhasilan diterapkannya sistem self assesment salah satu hal mendasar yang harus dilakukan  adalah  melaksanakan  penegakan  hukum  perpajakan  yaitu  pemeriksaan.


Pemeriksaan  adalah  serangkaian  kegiatan  untuk  mencari,  mengumpulkan  dan mengolah  data  dan  atau  keterangan  lainnya  untuk  menguji  kepatuhan  pemenuhan kewajiban  perpajakan.  Jika  hal  tersebut  dapat  dilaksanakan  dengan  sebaik-baiknya maka upaya peningkatan penerimaan negara dari sektor pajak akan tercapai.

 

Metode yang digunakan adalah deskriptif  kuantitaif yang mana terbatas pada perhitungan  presentase  yang  selanjutnya  menggunakan  pemikiran  logis  untuk menggambarkan, menjelaskan  yang  selanjutnya menguraikan  secara mendalam  dan sistematis  tentang  keadaan  sebenarnya.  Adapun  objek  analisis  dari  penelitian  ini adalah  target  dan  realisasi  jumlah  Surat  Perintah  Pemeriksaan  Pajak  yang  selesai dilakukan  pemeriksaan  di  KPP  dan  faktor-faktor  yang  mendukung  pelaksanaan pemeriksaan serta faktor penghambat pelaksanaan pemeriksaan.

Hasil perhitungan efektivitas dari segi penyelesaian yang dihitung berdasarkan pada penerbitan dan  realisasi Surat Perintah Pemeriksaan  yang  selesai dimana  tahun 2007-2008 mempunyai  tingkat efektivitas yang sama  termasuk dalam kriteria efektif dengan  presentase  100%.  Hasil  penghitungan  efektivitas  dari  segi  penyelesaian penerimaan  atas  hasil  pemeriksaan  yang  dihitung  berdasarkkan  target  dan  realisasi ketetapan  pemeriksaan  yang masuk  dalam  kriteria  sangat  efektif  dengan  presentase 104.39% pada  tahun 2007 dan 105.59% pada  tahun 2008 karena adanya kerja  sama yang kooperatif antara petugas pemeriksa dengan wajib pajak.