SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) Kompetensi Keahlian Akuntansi Keuangan dan Lembaga (AKL) di SMKN 1 Kraksaan-Probolinggo

Ulfiatul Jannah

Abstrak


RINGKASAN

 

Jannah, Ulfiatul. 2019.  Analisis Pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) Kompetensi Keahlian Akuntansi Keuangan dan Lembaga (AKL) di SMKN 1 Kraksaan-Probolinggo. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Hj. Endang Sri Andayani, S.E., M.Si. Ak.

 

 Kata Kunci: pelaksanaan PKL, relevansi, SKKNI, manajemen PKL

Pendidikan Kejuruan khususnya SMK didirikan untuk mencetak lulusan yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan manusia. Oleh karena itu, SMK memiliki pola Pendidikan Sistem Ganda (PSG) yang mana pembelajaran dilaksanakan di sekolah dan dunia kerja sebagai implementasi teori yang telah diterima selama di sekolah. Oleh sebab itu, kurikulum harus sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja. Acuan kompetensi telah banyak menggunakan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Berdasarkan hasil penelitian awal kepada siswa di SMKN 1 Kraksaan-Probolinggo, pekerjaan yang diterima saat PKL tidak sesuai dengan keahliannya. Hal ini disetujui oleh Ketua Pokja dan Kakomli AKL bahwa kesulitan menemukan DUDI yang sesuai dengan keahlian siswa merupakan hambatan utama dalam program PKL. Oleh sebab itu, dirumuskan dua fokus masalah yaitu bagaimana relevansi pekerjaan yang diterima peserta didik saat PKL dengan SKKNI dan bagaimana manajemen program PKL di SMKN 1 Kraksaan-Probolinggo.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Sumber penelitian menggunakan dua teknik yaitu wawancara dan dokumentasi. Pemilihan subjek penelitian menggunakan teknik random sampling. Wawancara dilakukan kepada Ketua Pokja PKL, Kaproli AKL, siswa dan DUDI.

Hasil penelitian ialah pekerjaan yang diterima peserta didik saat PKL memberikan pengalaman belajar yang relevan dan tidak relevan dengan cakupan akuntansi.  Pekerjaan yang relevan yaitu kompetensi ketiga sampai ketujuh dalam SKKNI serta mengelola perpajakan. Sebaliknya, pekerjaan yang tidak relevan yaitu kompetensi pertama dan kedua dalam SKKNI, mengelola administrasi dan melayani pelanggan. Manajemen PKL terdiri dari tiga tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan dan penilaian. Pada proses perencanaan PKL, sekolah membangun kerjasama dengan DUDI dan melakukan sinkronisasi kurikulum. Namun, masih banyak DUDI yang belum ] membelajarkan kompetensi sesuai program.  Pelaksanaan PKL berlangsung selama 5 bulan, format jurnal kegiatan siswa kurang sesuai dengan pedoman versi Direktorat PSMK dan hasil monitoring ialah tidak ada siswa AKL yang bermasalah. Penilaian PKL untuk siswa dicantumkan di raport dan sertifikat yang umumnya masih diterbitkan oleh sekolah. Evaluasi PKL dilakukan dengan (1) mempresentasikan jurnal kegiatan oleh masing-masing siswa, (2) mengundang pihak DUDI. Umumnya, pihak DUDI merasa puas dengan kualitas siswa PKL. Beberapa DUDI merekrut karyawan dari lulusan SMKN 1 Kraksaan yang telah melaksanakan PKL di DUDI tersebut. Peneliti menyarankan agar penelitian selanjutnya menambah teknik observasi untuk memperoleh data yang lebih akurat dan mendalam serta melakukan wawancara pada siswa yang tidak lama telah menyelesaikan atau sedang melaksanakan PKL.