SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis di SMK Negeri 12 Malang

Suminar Lintang

Abstrak


ABSTRAK

Suminar, Lintang. 2019.  Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis di SMK Negeri 12 Malang. Skripsi. Program S1 Pendidikan Akuntansi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dudung Ma’ruf Nuris, S.Pd., M.Pd.

Kata Kunci: Problem Based Learning, Kemampuan Berpikir Kritis

Problem Based Learning (PBL) merupakan salah satu model pembelajaran yang sesuai dengan kurikulum 2013 dimana pada model ini peserta didik dituntut untuk bisa membuat suatu pemecahan masalah dari sebuah soal berbasis masalah atau studi kasus. Berpikir kritis merupakan salah satu cara seorang peserta didik untuk bisa memecahkan suatu permasalahan, dengan cara mengidentifikasi masalah terlebih dahulu, mencari informasi yang valid untuk memberikan ide dan menguatkan pendapat peserta didik, serta dalam berpikir kritis ini peserta didik berani melakukan tindakan berupa penyampian pendapat atau pemikiran mereka kepada orang lain atau teman sebayanya untuk berdiskusi dan mengembangkan pemahaman atau pengetahuan yang peserta didik miliki. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Tiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI Akuntansi 3 SMK Negeri 12 Malang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan tes, observasi, catatan lapangan, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis data deskriptif kuantitatif dengan persentase.

Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik, utamanya meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menentukan informasi yang valid dan terpercaya untuk mendukung argument atau solusi/pemecahan masalah yang peserta didik diskusikan bersama kelompok. Peserta didik lebih berani dalam meyampaikan pendapat mereka dalam diskusi didalam kelompok maupun antar kelompok. Selain itu dengan model pembelajaran PBL ini kemampuan berkolaborasi dengan teman sebaya terlatih dengan baik, karena mereka dalam model pembelajaran ini dituntut untuk menyelesaikan soal studi kasus atau berbasis masalah secara berkelompok yang pastinya membutuhkan kesepakatan bersama-sama dalam menentukan solusi/ pemecahan masalah yang terbaik.