SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Analisis Pencapaian Keterampilan Abad 21 Pada Pembelajaran Siswa SMK Akuntansi di Kabupaten Gresik

Kurnia Indira Eka

Abstrak


RINGKASAN

Kurnia, Indira Eka. 2019.  Analisis Pencapaian Keterampilan Abad 21 Pada Pembelajaran Siswa SMK Akuntansi di Kabupaten Gresik. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: Ibu Dr. Hj. Endang Sri Andayani, S.E., M.Si.Ak.

Kata Kunci: Keterampilan abad 21, ketarampilan berpikir kritis, keterampilan kolaborasi dan komunikasi, keterampilan berpikir kreatif, pembelajaran abad 21, disrupsi inovasi.

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pencapaian keterampilan abad 21 pada pembelajaran siswa SMK akuntansi di Kabupaten Gresik. Abad 21 atau seringkali disebut sebagai era digitalisasi atau era disrupsi inovasi, merupakan perubahan sistem nilai dan pola kehidupan manusia sebagai dampak laju perkembangan IPTEK dan proses globalisasi. Kehidupan manusia menjadi tanpa batas dan tidak terbatas akibat perkembangan internet dan teknologi digital. Teori disrupsi inovasi menyatakan inovasi yang dilakukan dengan menggunakan kecanggihan teknologi untuk memperkenalkan produk baru yang lebih menarik. Perkembangan ini telah mempengaruhi banyak aspek kehidupan baik di bidang ekonomi, politik, kebudayaan, seni, dan bahkan sampai ke dunia pendidikan. Pesatnya perkembangan teknologi juga berbanding lurus dengan perkembangan masalah yang dihadapi, di mana masalah-masalah yang timbul menjadi semakin kompleks dan dibutuhkan manusia yang kompeten untuk menghadapi tantangan permasalahan yang terjadi. Oleh karena itu, perubahan tersebut secara tidak langsung telah menuntut peningkatan kemampuan manusia untuk memperoleh peluang partisipasi didalamnya. Dalam konteks tersebut, kita perlu menyiapkan generasi bangsa yang memenuhi kualifikasi abad 21 sehingga mampu bersaing secara global. Masyarakat abad 21 memiliki tuntutan yang lebih kompleks dalam berpikir, penyusunan konsep dan tindakan-tindakan untuk memperoleh kualitas dalam segala hal dan hasil kinerja manusia. Pendidikan sebagai Lembaga yang bertanggung jawab terhadap generasi bangsa, harus mempersiapkan pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan masa kini. Pembelajaran abad 21 memerlukan pembelajaran yang menekankan proses sehingga dapat meningkatkan keterampilan masyarakat global, yaitu komunikasi, kreatif, berpikir kritis, dan kolaborasi.

Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Populasi penelitian adalah kelas XII SMK akuntansi di Kabupaten Gresik. Pengambilan sampel dengan teknik cluster sampling dan dari 14 SMK Akuntansi yang terdaftar terdapat 2 sekolah yang memenuhi kriteria pemilihan sampel yaitu SMK Negeri 1 Duduksampeyan dan SMK Muhamadiyah 1 Gresik. Sedangkan sampel kualitatif ditentukan menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria guru yang memenuhi berjumlah 5 informan. Pengumpulan data kuantitatif dilakukan menggunakan kuesioner dan pengumpulan data kualitatif menggunakan wawancara. Wawancara dilakukan untuk mendalami komponen pembelajaran yang telah dilakukan selama di sekolah. Teknik analisis data kuantitatif menggunakan teknik statistik deskriptif dengan tabel persentase.

Hasil penelitian menunjukan bahwa kebanyakan siswa pada SMK Negeri memiliki ketarampilan berpikir kritis, keterampilan kolaborasi dan komunikasi, serta keterampilan berpikir kreatif dengan baik. Sedangkan kebanyakan siswa pada SMK Swasta memiliki keterampilan berpikir kritis yang baik, akan tetapi keterampilan kolaborasi dan komunikasi, serta keterampilan berpikir kreatif kurang baik. Model pembelajaran dan metode pembelajaran yang sering diterapkan pada SMK Negeri belum mencerminkan prinsip pembelajaran abad 21 karena pembelajaran masih berpusat pada guru. Sedangkan pada SMK Swasta sering menerapkan model, media, maupun metode yang belum mencerminkan prinsip pembelajaran abad 21 karena pembelajaran masih berpusat pada guru dan belum terintegrasi dengan teknologi.