SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH PENGUMUMAN PENCALONAN JOKOWI MENJADI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA PERIODE II TERHADAP ABNORMAL RETURN ( Event Study pada Saham Perusahaan di Jakarta Islamic Index yang listed di BEI )

Darmawan Akhmad

Abstrak


ABSTRAK

Darmawan, Akhmad. 2019. Pengaruh Pengumuman Pencalonan Jokowi Menjadi Presiden Republik Indonesia Periode II Terhadap Abnormal Return (Event Study pada Saham Perusahaan di Jakarta Islamic Index yang listed di BEI). Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : Bety Nur Achadiyah, S.Pd., M.Sc

Kata Kunci : Pengumuman Pencalonan Jokowi, Abnormal Return, Event Study, Jakarta Islamic Index

Pergerakan harga saham selalu berfluktuasi dalam hitungan detik, hal ini menyebabkan investor sulit memprediksi saat melakukan transaksi jual beli saham di pasar modal. Ada dua faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya abnormal return, yaitu faktor internal yang dapat berupa kebijakan yang dilakukan oleh manajemen dan faktor eksternal yang dapat berupa peristiwa politik. Keadaan politik akan menjadi faktor yang akan diperhitungkan oleh investor dalam pengambilan keputusan investasi. Tahun 2018 sebagai tahun pesta politik, karena akan terselenggara pemilihan kepala daerah secara serentak di berbagai provinsi di Indonesia. Selain itu, pendaftaran calon presiden dan wakil presiden yang akan mengikuti pemilihan umum 2019 mendatang juga menjadi perhatian para investor.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengumuman pencalonan Jokowi menjadi Presiden Republik Indonesia periode II terhadap abnormal return. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah Sampling Jenuh. Sampel penelitian ini adalah seluruh perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index yang listed di BEI yang berjumlah 30 perusahaan. Sumber data penelitian yang digunakan merupakan data sekunder dari studi dokumentasi.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan rata-rata abnormal return sebelum dan sesudah pengumuman pencalonan Jokowi menjadi Presiden Republik Indonesia periode II. Kebijakan yang ditetapkan dan pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh Jokowi selama 5 tahun periode I pemerintahannya dinilai masih merugikan bagi kalangan investor, baik itu investor domestik maupun investor luar negeri.

Keterbatasan pada penelitian ini terdapat pada periode jendela yang digunakan yaitu hanya 3 hari pengamatan. Investor perlu melakukan pertimbangan sebelum melakukan keputusan investasi pada suatu perusahaan terutama yang tergabung di Jakarta Islamic Index (JII). Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperpanjang periode pengamatan untuk lebih menangkap kandungan informasi.