SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Pertambangan Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Anik Masruroh

Abstrak


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengungkapan tanggung jawab sosial  (X) terhadap nilai perusahaan (Y). Perusahaan saat ini tidak hanya berfokus pada memaksimalkan laba, namun juga dituntut peduli terhadap tanggung jawab sosial. Perusahaan dapat menggunakan tanggung jawab sosial sebagai media untuk meningkatkan keunggulan kompetitif, sehingga semakin banyak pengungkapan yang dilakukan akan meningkatkan image perusahaan dan keberlanjutan perusahaan akan terjaga.

Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif kausal komparatif. Data dikumpulkan dari annual report  241perusahaan pertambangan di Indonesia selama periode 2011 sampai 2017. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Sampel yang diambil harus listing di BEI, menerbitkan annual report serta menyampaikan informasi tanggung jawab sosial pada periode penelitian. Pengungkapan tanggung jawab sosial diukur dengan menggunakan ISO 26000 dan nilai perusahaan menggunakan Tobin’s Q, Penelitian ini menggunakan ukuran perusahaan, profitabilitas, leverage dan pertumbuhan penjualan sebagai variabel kontrol. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan analisis regresi berganda.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan tanggung jawab sosial berpengaruh positif terhadap nilai perusahaandengan ISO 26000 Guidance Stanndard on Social Responsibility sebagai pengukuran pengungkapan tanggung jawab sosial. ISO 26000 Guidance Standard on Social Responsibility merupakan salah satu panduan tentang bagaimana bisnis beroperasi secara bertanggung jawab sosial. ISO 26000 telah dipergunakan oleh sejumlah perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sebagai panduan dalam pelaksanaan kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan pada tahun 2011 sampai 2017. Perusahaan pertambangan adalah jenis industri yang sangat sensitif terhadap pencemaran lingkungan, namun kepedulian perusahaan pertambangan terhadap lingkungan rendah karena rata-tata pengungkapan tanggung jawab sosial dengan sub tema lingkungan hanya sebesar 1,68 jika dibandingkan dengan sub tema keterlibatan dan pengembangan masyarakat yang mencapai 5,20.