SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Pengetahuan, Pengalaman dan Dysfunctional Audit Behavior terhadap Audit Judgment (Studi Empiris Pada Kantor Akuntan Publik di Malang)

Damayanti Agustina

Abstrak


RINGKASAN

Damayanti, Agustina. 2019. Pengaruh Pengetahuan, Pengalaman dan Dysfunctional Audit Behavior terhadap Audit Judgment (Studi Empiris Pada Kantor Akuntan Publik di Malang). Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Eka AnantaSidharta, S.E., M.M., Ak., CA

Kata Kunci : pengetahuan, pengalaman, dysfunctional audit behavior, audit judgment

Seorang auditor dituntut untuk bekerja secara profesional dalam melakukan proses audit sesuai dengan SPAP (Standar Profesional Akuntan Publik) salah satunya yaitu perilaku disfungsional. Namun pada prakteknya masih banyak skandal kecurangan laporan keuangan yang terjadi di indonesia yang membuat kepercayaan investor, kreditor dan masyarakatt umum terhadap profesi akuntan publik menurun. Kasus yang menimpa kantor akuntan publik mitra Ernst & Young’s (EY) yaitu KAP Purwantono, Suherman & Surja tersebut menjadi bahan pelajaran bagi auditor untuk memperhatikan kualitas judgment. Auditor harus memiliki kompetensi yang memadai dan menghidari perilaku disfungsional supaya dapat mendeteksi adanya kecurangan dalam sebuah laporan keuangan. Selain itu, auditor juga harus menolak perilaku disfungsional dilakukan oleh orang lain dengan alasan apapun supaya menghasilkan judgment yang da[at dipertanggungjawabkan.

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menjelaskan pengaruh pengetahuan (X1), pengalaman (X2), dan dysfungsional audit behavior (X3) terhadap audit judgment (Y) dengan menggunakan teknik analisis regresi berganda dengan taraf signifikansi 0,05. Populasi yang digunakan pada penelitian ini adalah 31 auditor pada 6 Kantor Akuntan Publik di Kota Malang. Jenis data yang digunakan adalah data primer yang bersifat kuantitatif yaitu data diperoleh secara langsung dari sumbernya menggunakan kuisioner.

Hasil analisis data yang telah dilakukan menunjukkan bahwa secara parsial pengetahuan dan pengalaman berbegaruh terhadap audit judgment dan dysfunctional audit behavior tidak berpengaruh terhadap audit judgment. Secara simultan pengetahuan, pengalaman dan dysfunctional audit behavior berpengaruh terhadap audit judgment. Berdasarkan hasil penelitian ini, saran yang diajukan kepada penelitian selanjutnya agar meneliti tentang penerimaan auditor atas perilaku disfungsional dan mengembangkan intrumen penelitian secara spesifik dan jelas tanpa ada pertanyaan atau pernyataan yang mengandung ambiguitas, sehingga dapat memberi pemahaman secara menyeluruh bagi responden penelitian.