SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Corporate Governance, dan Likuiditas Terhadap Manajemen Laba Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode Tahun 2005-2007.

ZULFAUL FAUZIYAH

Abstrak


ABSTRAK

 

Fauziyah, Zulfaul. 2010. Pengaruh Corporate Governance, dan Likuiditas Terhadap Manajemen Laba Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode Tahun 2005-2007. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Program Studi S1 Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I) Yuli Widi Astuti, S.E., M.Si., Ak. (II) Dr. Nurika Restuningdiah, S.E., M.Si., Ak.

 

Kata Kunci : Kepemilikan Manjerial, Kepemilikan Institusional, Ukuran Dewan Komisaris, Likuiditas Dan Manajemen Laba.

 

Salah satu jenis informasi yang merupakan kebutuhan utama bagi para pelaku bisnis adalah informasi mengenai keuangan atau informasi akuntansi perusahaan. Sumber informasi keuangan perusahaan salah satunya adalah laporan keuangan. Dasar penyusunan dan pentingnya informasi laba inilah yang mendorong manajer untuk melakukan manajemen laba. Manajemen laba terjadi pada suatu kondisi dimana pihak manajemen ternyata tidak berhasil mencapai target laba yang ditentukan. Adanya kepemilikan institusional memiliki kemampuan untuk melakukan manajemen laba. Dewan komisaris bertanggung jawab dan berwenang mengawasi tindakan manajemen dan memberikan nasehat kepada manajemen jika dipandang perlu. Faktor lain yang juga berpengaruh terhadap manajemen laba adalah risiko institusi yaitu tingkat likuiditas. Risiko institusi ini merupakan risiko internal yang melekat pada perusahaan.

Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh corporate governance (yang diproksi dengan kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, ukuran dewan komisaris), dan likuiditas terhadap manajemen laba. Populasi dari penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2005-2007 dengan pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling, sehingga diperoleh sampel sebanyak 32 perusahaan dari 140 perusahaan. Data penelitian menggunakan data sekunder, berupa laporan keuangan. Teknik analisis data menggunakan teknik regresi linier berganda dengan melakukan uji asumsi klasik terlebih dahulu.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan corporate governance yang diproksi dengan kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, ukuran dewan komisaris, dan likuiditas berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba. Secara parsial kepemilikan manajerial dan ukuran dewan komisaris tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba, sedangkan kepemilikan institusional dan likuiditas berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba. Dengan proporsi kepemilikan saham perusahaan oleh institusi membawa pengaruh untuk menekan tindakan manajemen laba oleh pihak manajemen. Kepemilikan institusional memiliki kemampuan untuk mengendalikan pihak manajemen melalui proses monitoring secara efektif sehingga dapat mengurangi manajemen laba.