SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Determinan Besar Kecilnya Cash Holding (Studi Kasus Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI Tahun 2015-2017))

Oktaviani Suci

Abstrak


ABSTRAK

Oktaviani, Suci. 2019. Determinan Besar Kecilnya Cash Holding ( Studi Kasus Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI Tahun 2015-2017). Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Bety Nur Achadiyah, S.Pd., M.Sc

Kata Kunci: cash holding, growth opportunity, net working capital, leverage, dividend payment.

Ketersediaan kas dalam sebuah perusahaan menjadi salah satu komponen yang sangat penting, terutama bagi perusahaan manufaktur yang memiliki kegiatan operasional dan investasi yang cukup kompleks. Pengelolaan kas dalam perusahaan manufaktur  dilakukan agar kegiatan operasional perusahaan berjalan lancar dan likuiditas perusahaan tetap terjaga.

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan bukti empiris berkaitan dengan pengaruh growth opportunity, net working capital, leverage, dan dividend payment terhadap cash holding pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2015-2017. Sampel penelitian diambil dengan teknik purposive sampling dan diperoleh 53 perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2015-2017. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji asumsi klasik dan analisis regresi linear berganda menggunakan program SPSS 16. 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa

(1) growth opportunity berpengaruh positif signifikan terhadap cash holding

(2) net working capital berpengaruh positif signifikan terhadap cash holding

(3) leverage tidak berpengaruh terhadap cash holding

(4) dividend payment tidak berpengaruh terhadap cash holding. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0.549 (54.9%), hal ini mengindikasikan bahwa masih terdapat faktor-faktor diluar penelitian yang mampu menjelaskan cash holding perusahaan manufaktur di Indonesia.

Penelitian selanjutnya diharapkan melakukan uji beda per subsektor perusahaan manufaktur untuk mengetahui perbedaan karakteristik per subsektor manufaktur dan menggunakan sampel perusahaan lain yang memiliki kondisi keuangan stabil dan tidak mudah terdampak kondisi ekonomi global.