SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

ANALISIS ABNORMAL RETURN, TRADING VOLUME ACTIVITY, DAN SECURITY RETURN VARIABILITY SEBELUM DAN SESUDAH PENGUMUMAN INVESTMENT GRADE DARI LEMBAGA PEMERINGKAT STANDARD & POOR’SPADA SAHAM INDEKS KOMPAS 100

Samaghta Alifiah

Abstrak


ABSTRAK

Samaghta, Alifiah. 2019. Analisis Abnormal Return, Trading Volume Activity, dan Security Return Variability Sebelum dan Sesudah Pengumuman Investment Grade dari Lembaga Pemeringkat Standard and Poor’s pada Saham Indeks Kompas 100. Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Ika Putri Larasati, S.E., M.Com.

Kata Kunci: investmentgrade, abnormal return, trading volume activity, security return variability.

Investment grade merupakan predikat layak investasi atas peringkat kredit suatu negara yang menunjukkan tingkat risiko gagal bayar yang rendah. Pada penelitian ini predikat investmentgrade diberikan oleh salah satu lembaga pemeringkat kredit internasional Standard and Poor’s (S&P). Signalling theory menyatakan jika suatu pengumuman memiliki kandungan informasi yang kuat maka pasar akan bereaksi pada saat pengumuman tersebut dipublikasikan, sehingga abnormal return, trading volume activity, dan security return variability akan mengalami perubahan yang disebabkan adanya fluktuasi permintaan dan penawaran saham di pasar modal.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah terdapat perbedaan antara abnormal return, trading volume activity, dan security return variability saham sebelum dan sesudah pengumuman investment grade dari S&P pada perusahaan di Indeks Kompas 100. Teknik pemilihan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Alat analisis yang yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik parametrik Paired Sample T-Test untuk data berdistribusi normal, sedangkan untuk data berdistribusi tidak normal menggunakan alat analisis statistik non-parametrikWilcoxon Signed Rank Test.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa

(1) terdapat perbedaan yang signifikan antara abnormal return sebelum dan sesudah pengumuman oleh S&P,

(2) terdapat perbedaan yang signifikan antara trading volume activity sebelum dan sesudah pengumuman oleh S&P,

(3) terdapat perbedaan yang signifikan antara security return variability sebelum dan sesudah pengumuman oleh S&P. Hal ini mengindikasikan bahwa terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi hasil dari penelitian ini, seperti: kandungan informasi, faktor makroekonomi, karakteristik perusahaan, perubahan harga saham, perilaku investor, fluktuasi harga saham, dan volume perdagangan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, saran yang diajukan kepada penelitian selanjutnya agar meneliti harga saham di negara-negara maju sehingga dapat menambah wawasan bagi pembaca mengenai efisiensi pasar di dunia dan juga meneliti peristiwa yang serupa ketika Indonesia mengalami kondisi perekonomian seperti adanya inflasi sehingga dapat memberikan hasil interpretasi yang berbeda. Dalam mengestimasi return ekspektasian, bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk mencoba menggunakan metode mean adjusted-model, market model, atau menggunakan ketiga model tersebut yang kemudian hasil perhitungan model tersebut dapat dibandingkan untuk mengetahui adanya perbedaan interpretasi terhadap hasil penelitian.