SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Ambiguitas Peran, Pengawasan, dan Kompetensi Terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Desa (Studi pada Kantor Desa di Kecamatan Tumpang)

Azyzy I'ana Nur

Abstrak


ABSTRAK

Azyzy, I’ana Nur. 2019. Pengaruh Ambiguitas Peran, Pengawasan dan Kompetensi Terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Desa (Studi pada Kantor Desa di Kecamatan Tumpang). Skripsi, Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Puji Handayati, S.E., M.M., Ak., CA., CMA., CIBA., CSRS.

Kata Kunci: Ambiguitas Peran, Pengawasan, Kompetensi, Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Desa.

Akuntabilitas merupakan salah satu hal yang dapat mencerminkan tata kelola pemerintahan yang baik. Akuntabilitas bagi pemerintah dinilai sangat penting untuk dimiliki karena dengan adanya akuntabilitas dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Disisi lain, akuntabilitas juga dapat dijadikan sebagai bentuk jaminan bahwa kegiatan pengelolaan keuangan telah sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ambiguitas peran, pengawasan dan kompetensi terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan desa di Kecamatan Tumpang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitiannya yaitu explanatory research. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini merupakan perangkat desa di Kecamatan Tumpang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode simple random sampling dengan sampel sebanyak 92 responden. Jenis data yang digunakan yaitu data primer yang diperoleh dan dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif dan analisis regresi linier berganda dengan bantuan software statistik SPSS 21.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial ambiguitas peran, pengawasan dan kompetensi berpengaruh terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan desa di Kecamatan Tumpang. Keterbatasan dalam penelitian ini terdapat pada objek penelitian yang hanya berada di lingkup Kecamatan Tumpang dan teknik pengumpulan data yang menggunakan kuesioner yaitu terkadang jawaban yang diberikan oleh responden tidak menunjukkan keadaan yang sesungguhnya. Saran bagi penelitian selanjutnya yaitu memperluas wilayah cakupan penelitian di lebih banyak kantor desa, sehingga dapat memperoleh hasil penelitian yang lebih baik serta melakukan metode wawancara untuk melihat perilaku pemerintah desa agar diperoleh hasil yang lebih akurat.