SKRIPSI Jurusan Akutansi - Fakultas Ekonomi UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Faktor-Faktor yang Memengaruhi Penyerapan Anggaran Belanja Barang/Jasa pada Satuan Kerja di Wilayah KPPN Malang

TIARA MAULIDA KHARISMA DWI CAHYA

Abstrak


Belanja barang/jasa dalam APBN merupakan bagian dari instrumen kebijakan fiskal yang ikut memegang peranan penting dalam menstimulasi pertumbuhan perekonomian nasional. Namun, implementasi anggaran belanja di Indonesia masih dihadapkan dengan permasalahan yang berhubungan dengan tingkat penyerapan anggaran yang tidak optimal dan tidak proporsional antar triwulan dalam satu tahun anggaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang memengaruhi penyerapan anggaran belanja barang/jasa yang dideteksi menggunakan teori Good Government Governance dan menjelaskan seberapa jauh faktor-faktor tersebut memengaruhi penyerapan anggaran belanja barang/jasa pada satuan kerja di wilayah KPPN Malang.

Penelitian ini merupakan kombinasi penelitian kuantitatif eksploratori dan eksplanatori. Penelitian ini menggunakan data primer yang dikumpulkan melalui metode survei dengan kuesioner penelitian. Responden dalam penelitian ini adalah 102 pegawai satuan kerja yang memahami dan terlibat langsung dalam perencanaan anggaran dan pengadaan barang/jasa. Jumlah sampel tersebut tersebar dalam lima wilayah kerja KPPN Malang berdasarkan teknik proportional sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis faktor dan regresi linier berganda.

Hasil penelitian menunjukkan terdapat tujuh faktor yang terbentuk yakni faktor Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa, Administrasi, Kompetensi, Mekanisme Pembayaran, Komitmen Kerja, Perencanaan Anggaran dan Penetapan Anggaran. Secara parsial, faktor Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa, Administrasi, Kompetensi, Mekanisme Pembayaran dan Komitmen Kerja memiliki pengaruh terhadap penyerapan anggaran belanja barang/jasa. Sementara secara simultan, tujuh faktor yang terbentuk berpengaruh terhadap penyerapan anggaran belanja barang/jasa pada satuan kerja di wilayah KPPN Malang. Adanya faktor yang tidak memiliki pengaruh secara parsial dapat menjadi peluang penelitian selanjutnya untuk mengkaji lebih dalam menggunakan dasar teori dan metode penelitian yang berbeda atau menambahkan variabel lain di luar penelitian ini.